Jembatan Buatan Kakak

Jembatan Buatan Kakak

  • WpView
    Reads 1
  • WpVote
    Votes 0
  • WpPart
    Parts 3
WpMetadataReadMatureOngoing
WpMetadataNoticeLast published Fri, May 1, 2026
Di sebuah keluarga sederhana yang hidup dalam keterbatasan, tiga bersaudara laki-laki tumbuh dengan mimpi yang berbeda, namun satu tujuan: mengubah nasib. Sang kakak, berusia 25 tahun, memikul beban paling berat. Di saat teman-teman sebayanya mulai mapan, ia justru berjuang sebagai freelancer dengan penghasilan yang tak menentu. Ayah mereka hanyalah buruh harian lepas, yang upahnya sering kali tak cukup untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari. Di tengah kondisi itu, dua adiknya berdiri di persimpangan hidup: yang satu bersiap melangkah ke dunia perkuliahan, sementara si bungsu baru akan memasuki bangku SMA. Mimpi mereka terasa begitu tinggi, hampir mustahil diraih dalam keadaan ekonomi keluarga yang serba kekurangan. Namun bagi sang kakak, menyerah bukan pilihan. Ia memilih menjadi "jembatan"-menahan lelah, mengorbankan waktu, bahkan mimpinya sendiri-agar kedua adiknya bisa melangkah lebih jauh darinya. Setiap rupiah yang ia dapatkan menjadi harapan. Setiap penolakan pekerjaan menjadi luka yang harus ia telan sendiri. Perjuangan mereka tidak hanya soal uang. Guncingan tetangga menjadi duri yang terus menusuk: cibiran bahwa keluarga miskin tak pantas bermimpi tinggi, bahwa kuliah hanyalah angan-angan bagi mereka. Tekanan demi tekanan datang silih berganti, menguji keyakinan dan kekuatan hati. Di antara keterbatasan, keraguan, dan pandangan rendah orang lain, ikatan persaudaraan mereka justru semakin kuat. Sang kakak membuktikan bahwa pengorbanan bukanlah kelemahan, melainkan kekuatan terbesar. Bahwa menjadi "jembatan" berarti rela diinjak demi orang yang kita cintai bisa sampai ke seberang. Jembatan Buatan Kakak adalah kisah tentang cinta tanpa syarat, tentang harapan yang tumbuh di tengah kesulitan, dan tentang satu orang yang memilih berdiri teguh agar orang lain bisa melangkah maju. Sebuah cerita yang mengingatkan bahwa kadang, pahlawan sejati adalah mereka yang diam-diam menanggung segalanya, tanpa pernah meminta tepuk tangan.
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • TUNANGAN ANTAGONIST GILA
  • PERIHELION
  • Sialan, Ko Jadi Gini?! [END]
  • MUKTI AGUNG
  • Halo Gus!!
  • Bodyguard Salah Alur
  • The Lost Cael (Selesai)
  • After the Fall
  • Tsundere Maniak Susu
  • ENVELOVE

Mati konyol ditabrak truk adalah satu hal, tapi terbangun sebagai tunangan seorang psikopat kaya raya adalah hal lain. Glacey terjebak dalam tubuh gadis yang ditakdirkan mati di tangan tunangannya sendiri, Elang. Masalahnya, Elang bukan sekadar tampan, dia adalah antagonis red flag berjalan yang terobsesi setengah mati pada si protagonis suci, Aurora. Saat Elang mengamuk dan menghancurkan apartemen karena cinta tak berbalas, Glacey tidak menangis ketakutan. Baginya, setiap vas bunga yang pecah adalah peluang emas. "Elang, kalau uangmu jadi beban untuk mendapatkan cinta Aurora yang sederhana, buang saja padaku. Aku rela menderita demi kekayaanmu!" Di antara ancaman pembunuhan yang mendebarkan dan momen kemesraan Elang-Aurora yang membuatnya mual, Glacey sibuk menguras brankas, mengoleksi Rolex, dan mengisi Black Card. Rencananya sederhana: Kumpulkan uang sebanyak mungkin, lalu kabur sebelum plot kematian menjemputnya. Namun, mampukah Glacey tetap menjadi "bayangan" saat Elang mulai curiga kenapa tunangannya jauh lebih mencintai emas batangan daripada nyawanya sendiri?

More details
WpActionLinkContent Guidelines