⚠️ Peringatan (21+):
Di balik bayang-bayang dunia mafia, hidup seorang pria yang dikenal dingin dan tak tersentuh-tangan kanan sang bos. Ia selalu mengenakan sarung tangan hitam, bukan sekadar gaya, melainkan sumpah: ia hanya akan melepasnya di hadapan wanita yang benar-benar ia cintai, atau yang menjadi istrinya.
Namun, takdir mempermainkannya.
Sejak kecil, ia diam-diam mencintai seorang gadis. Tapi bagi gadis itu, ia tak pernah lebih dari bayangan. Hatinya justru tertuju pada sang bos-pria yang tak pernah bisa membalasnya karena telah memiliki tunangan. Cinta sepihak itu berubah menjadi tragedi saat sang bos, diliputi emosi dan tekanan, hampir menjatuhkan hukuman kejam pada gadis tersebut.
Di saat genting, sang bawahan mengambil alih.
Keputusan itu menghancurkan segalanya.
Dalam usaha "menyelamatkan," ia justru menjadi orang yang merenggut nyawa gadis yang ia cintai. Penyesalan menghantamnya tanpa ampun-hingga keajaiban yang tak terduga terjadi. Gadis itu hidup kembali... namun tanpa ingatan. Bahkan lebih dari itu-pikirannya kembali seperti bayi, kosong, rapuh, dan sepenuhnya bergantung.
Bagi dunia, ini adalah tragedi.
Bagi pria itu... ini kesempatan kedua.
Ia melihat celah untuk menulis ulang takdir. Tanpa masa lalu. Tanpa sang bos. Tanpa rasa takut. Ia bisa membuat gadis itu mengenalnya, mempercayainya... bahkan mencintainya.
Namun, cinta yang dibangun di atas kebohongan dan luka-apakah benar-benar bisa bertahan?
Akankah gadis itu, jika suatu hari ingatannya kembali, mampu menerima kenyataan bahwa pria yang kini menjadi dunianya adalah orang yang pernah menghancurkannya?
Atau justru pria itu yang akan hancur lebih dulu, saat harus memilih antara mempertahankan kebohongan... atau mengakui dosa yang bisa membuatnya kehilangan segalanya?
Pada akhirnya, takdir menunggu di persimpangan: cinta yang dipaksakan, penebusan yang terlambat, atau akhir tragis yang tak terhindarkan.
All Rights Reserved