Kami telah memperbarui Pedoman Konten kami.
Tinjau pedoman terbaru untuk terus berbagi cerita dengan aman.
Antara Merbabu dan Kamu (BL) End

Antara Merbabu dan Kamu (BL) End

  • WpView
    Membaca 57,492
  • WpVote
    Vote 5,492
  • WpPart
    Bab 107
WpMetadataReadDewasaLengkap Jum, Agt 14, 2026
WpInfo
Fiksi
LGBTQIA+
Gay
Romansa
Kehidupan Sehari-hari
Bagi Jefri Athala Lessy, hidup adalah tentang presisi dan logika yang sedingin udara Salatiga. Sebagai mahasiswa Teknik Elektro yang ambisius, ia terbiasa mengendalikan segalanya-termasuk emosinya sendiri. Baginya, Gunung Merbabu yang berdiri kokoh di cakrawala kota adalah cermin dirinya: dingin, tak terjamah, dan mandiri. Namun, seluruh prinsip itu mulai goyah saat ia dipasangkan dengan Leandra Nakadipta dalam sebuah proyek semester yang mengharuskan mereka menembus kabut Kopeng bersama-sama. Andra adalah matahari yang salah tempat di tengah kota yang sejuk. Pemuda asal Solo yang santai dan penuh tawa ini adalah anomali yang paling dibenci sekaligus diam-diam dikagumi Jefri. Sebagai seorang "gay" yang sudah berdamai dengan dirinya, Andra tahu bahwa menyukai pria sekaku Jefri adalah resep sempurna untuk patah hati. Maka, ia membangun jarak, mencoba bersikap profesional meski detak jantungnya sering kali berkhianat saat mereka harus berbagi kehangatan di balik tebalnya jaket dan aroma kopi seduh. Namun, Merbabu menjadi saksi bahwa logika tidak selalu menang. Saat kabut mulai menutupi pandangan dan kehadiran orang ketiga memicu api cemburu yang tak masuk akal, Jefri dipaksa menghadapi kenyataan yang selama ini ia tutup rapat. Di antara tanjakan jalanan Salatiga yang curam dan siluet gunung yang bisu, Jefri harus memilih: tetap membeku dalam egonya, atau membiarkan hatinya mencair dalam dekapan hangat seorang Leandra. Karena terkadang, jarak terjauh bukanlah puncak gunung yang tinggi, melainkan mengakui perasaan yang selama ini dianggap sebagai distraksi.
Seluruh Hak Cipta Dilindungi Undang-Undang
Bergabunglah dengan komunitas bercerita terbesarDapatkan rekomendasi cerita yang dipersonalisasi, simpan cerita favoritmu ke perpustakaan, dan berikan komentar serta vote untuk membangun komunitasmu.
Illustration

anda mungkin juga menyukai

  • Sketsa Aroma (BL) (End)
  • Dua Jendela di Kaki Bukit [BL] END
  • Dupa dan Deru
  • Sendang Wengi - BL [End]
  • desa kawitan [END]
  • Lidah yang Mengecap Luka (BL)
  • Ranum Yang Abadi(BL)
  • Jeda Dalam Senyap (BL) (End)
  • "Liburan" Bonus Suami
  • Sisi Dingin yang Mencair (BL) [End]

Boyslove📛 Tolong jangan salah lapak🙇‍♀️ Alpha x alpha Bagi Aksara Galuh Wiratama, yang akrab dipanggil Tama, hidup hanyalah tentang kombinasi warna di atas kanvas. Di luar studio lukis atau sanggar seni milik orang tuanya, mahasiswa semester lima ini dikenal sebagai sosok yang kekanakkan, sulit diatur, dan enggan menanggapi dunia dengan serius. Baginya, kenyataan terlalu abu-abu untuk dipedulikan-sampai ia menemukan "objek" lukis paling sempurna di sebuah kafe estetik samping kampusnya. ​Objek itu bernama Elvino Putra Mahendra. ​Pria berusia 28 tahun itu adalah definisi presisi. Dengan tatapan mata setajam elang dan pembawaan yang selalu serius, Elvino adalah kontras murni bagi hidup Aksara yang berantakan. Kehadiran Elvino perlahan mengubah hari-hari Aksara; warna-warna yang biasanya hanya bersemayam di imajinasi, kini mulai menjelma nyata dalam setiap debar jantungnya saat aroma kopi dan feromon Elvino menyapa indranya. ​Namun, fantasi manis itu menabrak tembok besar saat sebuah kenyataan terungkap: Mereka berdua adalah Alpha. ​Dalam hukum alam Omegaverse, dua Alpha yang bersatu adalah anomali. Ada ego yang harus ditekan, insting dominasi yang saling berbenturan, dan norma sosial yang menuntut salah satu dari mereka untuk tunduk. Di tengah aroma cat minyak dan pahitnya espresso, Aksara dan Elvino harus memilih: membiarkan insting mereka saling menghancurkan, atau membuktikan bahwa cinta tidak butuh klasifikasi second gender untuk menjadi mahakarya.

Detail lengkap
WpActionLinkPanduan Muatan