What If We Were the Problem?

What If We Were the Problem?

  • WpView
    Reads 139
  • WpVote
    Votes 16
  • WpPart
    Parts 5
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Mon, May 4, 2026
(:SLOW UPDATE:) Lima pemuda. Lima kehidupan yang sudah dihancurkan bahkan sebelum mereka sempat memilih jalan hidupnya sendiri. Dipertemukan oleh keadaan yang sama hancur yang tidak pernah mereka minta, lalu dipaksa bertahan di dunia yang terus merobek mereka sedikit demi sedikit. Dan di tengah semua itu, hanya ada satu pertanyaan yang terus menghantui: apakah Tuhan sedang merencanakan hal baik untuk mereka... atau justru menghukum mereka sejak awal? "Gapapa, abang bakal bantu. Gimana pun caranya, kita harus keluar dari tempat ini. Abang janji... ." "Bang... gue capek banget denger papa terus bilang gue pembunuh. Sebenci itu ya dia sama gue? Di mata dia... gue emang pembunuh yang buat dihancurin? Apa jangan-jangan... emang bener gue pembunuh yang bikin semua orang sengsara?" "Kalau aku terus nurutin semua yang mama papa mau... kalau aku berhasil jadi apa yang mereka banggain... mereka bakal nganggep aku anak mereka gak? Atau aku cuma piala hidup yang dipajang pas mereka butuh harga diri?" "Lakuin semua yang pengen kamu lakuin selagi masih bisa, Ken. Jangan terus hidup buat nungguin kakak. Di luar sana masih banyak orang yang sayang sama kamu... meski keluarga sendiri gagal nunjukin itu." "Tapi... gue cuma punya lu, Ka. Gue gak butuh orang lain. Gue cuma mau ada lu di setiap langkah hidup gue. Karena satu-satunya tempat yang bikin gue ngerasa masih pantas hidup... cuma di samping lu." (start: 02/05/26) ❗️No copyright❗️ :))
All Rights Reserved
#768
seonghyeon
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • After the Fall
  • TUNANGAN ANTAGONIST GILA
  • ENVELOVE
  • The Lost Cael (Selesai)
  • Halo Gus!!
  • Sialan, Ko Jadi Gini?! [END]
  • MUKTI AGUNG
  • PERIHELION
  • Bodyguard Salah Alur
  • Tsundere Maniak Susu

Zein Alastair Lucien Ashton. Ketika dia masih kecil dan masih belum mengerti apa-apa, seluruh anggota keluarganya pergi meninggalkan dia untuk membawa kakak keduanya yang saat itu sakit parah berobat ke luar negeri dan dia ditinggalkan bersama para pekerja di rumah besar keluarga mereka. Zein tumbuh tanpa figure keluarga, hanya dibesarkan oleh para pelayan. Dia anak baik dan ceria meskipun tumbuh tanpa keluarganya. Mereka pulang sekali dalam beberapa tahun dan setiap kepulangan mereka langsung disambut dengan baik oleh Zein, namun mereka berubah... Entah karena tak lagi merasa sayang karena sudah lama tak bersama ataukah karena ada sosok yang lebih butuh daripada Zein. Hingga akhirnya setelah sebelas tahun berlalu, si anak tengah dinyatakan sembuh dari penyakitnya. Mereka memutuskan untuk pulang, mengejutkan Zein dengan kepulangan mereka sambil membawa banyak sekali hadiah untuk si bungsu dan berbagai rencana kegiatan yang akan mereka lakukan. Namun hari itu, saat mereka tiba... Tidak ada sambutan, tidak ada pelukan. Suasana rumah besar itu sepi tanpa kehadiran Zein. Mereka bertanya-tanya, ke mana anak itu pergi? Namun para pelayan hanya mengatakan bahwa sang tuan muda tak pernah pulang dalam waktu beberapa bulan terakhir. Bukan karena dia kabur dari rumah, bukan karena dia pergi untuk kebebasan dalam kenakalannya. Tapi dia pergi karena 'Mentalnya' harus mendapatkan perawatan. Sebuah kejadian di suatu hari yang suram membuat Zein kehilangan kewarasannya hingga semua pelayan memutuskan untuk mengirimnya ke sebuah tempat yang bernama 'Rumah Sakit Jiwa.' Dan lebih dari semua itu, keluarganya tidak mengetahui apa pun selama ini. #1Trauma🥇 #1Mental🥇 #1Keluarga🥇 #1Zein🥇 #1Brothership🥇 #1Bungsu🥇 #1Adik🥇 Ditulis pada Senin, 19 Januari 2026- Dipublikasikan pada Senin, 16 Maret 2026-

More details
WpActionLinkContent Guidelines