We've updated our Content Guidelines.
Review the latest guidelines to keep sharing stories safely.
Ternyata Jodoh (END)

Ternyata Jodoh (END)

  • WpView
    Reads 17,025
  • WpVote
    Votes 1,144
  • WpPart
    Parts 39
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Thu, Jul 2, 2026
WpInfo
Fiction
Romance
Dark Romance
Happy Ending
First Love
Armo dan Marrie tidak pernah tahu wajah satu sama lain saat perjodohan itu direncanakan. Itulah sebabnya mereka kabur dan memilih hidup mandiri kostan sederhana. Dua tahun menjalin kasih, mereka merasa telah menemukan "rumah" yang sesungguhnya. Hingga suatu malam, mereka diseret paksa pulang. Diperintahkan untuk mandi, memakai pakaian mewah, dan duduk di depan orang tua yang hanya peduli pada angka saham. Kejutan besar terjadi saat mereka menyadari bahwa tunangan yang dipaksakan itu adalah pasangan yang mereka tangisi saat diculik tadi. "Emang dasar jodoh," kata orang-orang. Namun bagi Armo dan Marrie, ini penghinaan. Mereka menolak restu yang didasari transaksi. Di tengah pesta, mereka memutuskan untuk melarikan diri bersama. Jika mereka harus menikah, itu karena cinta di kostan, bukan karena tanda tangan kontrak ayah mereka.
All Rights Reserved
#10
mohanraisa
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • L'Assurance
  • Actually Sweet
  • When Perfection Met Maturity
  • Opposite You
  • Chasing Senior
  • "MINE, MR. ALEXANDER"*💋❤️‍🔥
  • Unexpected
  • Batas yang terlewati
  • Mohan dan Raisa
  • Antara Bebas dan Memiliki

Raylene Kemuning Dyaksa tumbuh dalam kasih sayang yang besar, namun terasa janggal. Sejak kecil, ia tinggal bersama Oma Dwiastanti Dyaksa, neneknya yang sangat lembut dan penyayang. Meskipun Oma Dwiastanti ditugaskan untuk menjaga Raylene dengan aturan kesehatan yang sangat ketat dan disiplin-semua demi memastikan tubuh Raylene tetap sempurna-tak jarang Oma melonggarkan aturan itu secara sembunyi-sembunyi agar cucunya bisa sedikit merasakan kebebasan. Satu-satunya hal yang paling disyukuri Raylene adalah hubungannya dengan sang kakak, Caroline. Meski Cara sangat rapuh karena Leukimia, Cara adalah orang yang paling memanjakan Raylene. Tidak ada rasa iri, hanya ada kasih sayang tulus di antara mereka. Bagi Raylene, saat-saat bersama Cara atau saat Cara berkunjung ke rumah Oma adalah momen paling bahagia di tengah kesibukan tugas akhir sekolahnya yang melelahkan. Di sisi lain, ada Mahier Athalasena Prajasa, sahabat sejak SD yang selalu ada di setiap fase hidup Raylene. Mahier adalah satu-satunya orang yang tahu betapa bingungnya Raylene akan posisinya di keluarga Dyaksa. Di saat Raylene merasa "diasingkan" dari rumah utama orang tuanya, Mahier hadir sebagai sandaran yang membuatnya merasa berharga. Namun, di balik semua kenyamanan dan kasih sayang itu, sebuah kenyataan pahit menanti untuk terungkap. Raylene tidak pernah tahu bahwa program bayi tabung yang melahirkannya adalah sebuah misi medis. Ia tidak tahu bahwa alasan ia harus tetap sehat dan "disterilkan" di bawah pengawasan Oma adalah karena ia adalah satu-satunya penyambung nyawa bagi Caroline. Ketika hari yang ditentukan itu tiba, Raylene harus menghadapi kenyataan: bahwa cintanya pada sang kakak dan alasan eksistensinya di dunia ini ternyata adalah dua hal yang saling bertolak belakang.

More details
WpActionLinkContent Guidelines