JINGGA, Warna untuk Arunala

JINGGA, Warna untuk Arunala

  • WpView
    LECTURAS 30
  • WpVote
    Votos 9
  • WpPart
    Partes 3
WpMetadataReadContinúa
WpMetadataNoticeÚltima publicación dom, may 3, 2026
WpInfo
Ficción
Romance
"Nala, kalau kita udah besar, kamu mau ngelakuin hal apa?" ucap Arga kecil seraya menjilat es krim. "Aku mau..." "Aha! Aku mau duduk di hamparan rumput yang luas, di sore hari sambil menikmati langit senja." Arga tertawa kecil, "Aneh! Kamu aneh." *** Zaviera Arunala Maeva, sahabat perempuan dari seorang laki-laki bernama Zavin Argantala Mahesa. Kedua nama mereka hampir serupa, bukan tanpa sebab. Pemberian nama itu berdasarkan kesepakatan diantara ibu mereka yang sudah menjalin persahabatan sejak lama. Mengikuti jejak ibunya, Arunala yang biasa disapa Nala itu turut menjalin persahabatan dengan Argantala atau yang biasa dipanggil Arga. Namun setelah beranjak memasuki usia remaja, Nala menyadari bahwa dirinya menaruh perasaan yang lebih dari sekedar sahabat pada Arga. "Iss Nala, mikir apa sih! Lo gak boleh jatuh cinta sama Arga!" batinnya. "Dasar cewek aneh! Dari tadi mukulin kepala sendiri," ledek Arga tanpa mengetahui isi hati sahabatnya. Nala tidak menyadari bahwa selama ini, Arga pun turut menaruh rasa yang sama pada dirinya. Keduanya benar-benar tidak peka pada hati mereka sendiri, hingga mereka hanya bisa saling memendam satu sama lain.
Todos los derechos reservados
Únete a la comunidad narrativa más grandeObtén recomendaciones personalizadas de historias, guarda tus favoritas en tu biblioteca, y comenta y vota para hacer crecer tu comunidad.
Illustration

Quizás también te guste

  • The Time
  • GRAVARENZO
  • EVANESCENT (HIATUS)
  • Tsundere Maniak Susu
  • Berandalan di Mata Sang Tuan Muda.
  • Blueprint Pelarian Villain [END]
  • Transmigrasi Ziora
  • I'm Not Just a Figuran
  • GHAIKA (REVISI)
  • ATLANTIS 2: PANGLIMA
The Time

Tiga tahun Jeselyn Ananta menghabiskan waktunya mengejar bayang-bayang tunangan nya, Leon Gamalio. Baginya, Leon adalah segalanya. Namun, malam itu mengubah segalanya. Hantaman keras sebuah truk di persimpangan jalan gelap membuat nya berada di ambang maut, dalam koma yang panjang, jiwa Jeselyn melayang masuk ke sebuah masa depan yang tak pernah ia bayangkan. Ia melihat dirinya sendiri dalam versi yang lebih dewasa, lebih rapuh, dan hancur di tengah kemewahan sebuah rumah megah. "Mau ke mana lagi?" tanya Jeselyn masa depan dengan suara serak akibat tangis. "Menemani wanita yang sedang mengandung anakku," jawab Leon dingin, tanpa sedikit pun menoleh. Kenyataan pahit itu menghujam jantung Jeselyn. Pernikahan yang ia impikan ternyata hanyalah penjara tanpa cinta.

Más detalles
WpActionLinkPautas de Contenido