Klub kita | Nct wish , Cortis

Klub kita | Nct wish , Cortis

  • WpView
    Reads 2
  • WpVote
    Votes 0
  • WpPart
    Parts 1
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Fri, May 1, 2026
WpInfo
Fanfic
NCT
Naelle adalah siswi SMA yang ceria, mudah akrab dengan orang lain, dan selalu terlihat menikmati masa remajanya. Bersama empat sahabatnya yang memiliki sifat bertolak belakang, hari-harinya dipenuhi tawa, perdebatan kecil, dan kekacauan khas anak SMA. Namun di balik ramainya koridor sekolah, ternyata ada banyak orang yang diam-diam hidup dalam ketakutan. Orang-orang yang dikucilkan. Ditertawakan. Dianggap berbeda hanya karena keterbatasan yang mereka miliki. Saat sebuah klub kecil mulai dibentuk untuk membantu para penyandang disabilitas dan siswa yang terasingkan, Naelle dan teman-temannya perlahan masuk ke dunia yang belum pernah mereka pahami sebelumnya. Dunia tentang rasa takut, trauma, diskriminasi, dan perjuangan untuk diterima. Di tengah usaha mereka membantu orang lain, hubungan persahabatan mereka mulai berubah. Konflik muncul, rahasia mulai terbuka, dan luka yang selama ini disembunyikan perlahan terlihat. Karena ternyata... tidak semua orang yang tersenyum benar-benar baik-baik saja. Dan tidak semua orang yang dianggap lemah benar-benar tidak memiliki kekuatan. Cortis✓ Nct wish✓ Nct dream✓ Tws✓ Lngshot✓ . . . . . . Start [01.05.2026]
All Rights Reserved
#90
lngshot
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Berandalan di Mata Sang Tuan Muda.
  • Transmigrasi Ziora
  • GRAVARENZO
  • Blueprint Pelarian Villain [END]
  • GHAIKA (REVISI)
  • I'm Not Just a Figuran
  • EVANESCENT (HIATUS)
  • ATLANTIS 2: PANGLIMA
  • The Time
  • Tsundere Maniak Susu

​Suara decit sepatu basket yang bergesekan dengan lantai semen SMA Nusantara Bakti seolah menjadi satu-satunya melodi yang akrab di telinga Arga. Matahari Jakarta yang menyengat di jam 12 siang sama sekali tidak ia gubris. Peluh membasahi jersey birunya, mengalir melewati leher dan hilang di balik kain yang sudah basah kuyup. ​Bagi Arga, hanya di lapangan ini dunia terasa jujur. Di sini, musuhnya jelas: ring basket dan lawan main. Tidak ada teriakan ibunya yang melengking menyalahkan takdir, tidak ada bau alkohol dari ayahnya yang pulang pagi membawa tumpukan utang baru, dan tidak ada beban rasa bersalah setiap kali melihat kakaknya pulang kerja dengan wajah pucat demi membiayai sekolahnya. ​"Arga! Berhenti main atau gue laporin ke BK karena bolos jam sejarah lagi!" ​Arga menghentikan dribel bolanya. Ia menoleh, menyeka keringat dengan punggung tangan, lalu menyeringai tipis melihat pengurus OSIS yang berdiri di pinggir lapangan dengan buku catatan. ​"Laporin aja," sahut Arga santai. "Ruang BK udah kayak rumah kedua buat gue, sekalian titip salam buat Pak Hendra." ​Di sisi lain koridor sekolah yang lebih dingin karena hembusan AC, melangkah sosok yang menjadi pusat gravitasi SMA Nusantara Bakti. Adrian. ​Setiap langkahnya terukur, seragamnya rapi tanpa cela, dan wajah blasterannya yang seolah dipahat langsung oleh malaikat, selalu memasang ekspresi datar yang sulit ditembus. Sebagai Ketua OSIS sekaligus putra tunggal dari pemilik Arsenio Group, Adrian adalah definisi kesempurnaan yang nyata. Hidupnya adalah garis lurus yang tenang, penuh fasilitas, dan kasih sayang yang melimpah. ​⊹ ࣪ ﹏𓊝﹏𓂁﹏⊹ ࣪ ˖⊹ ࣪ ﹏𓊝﹏𓂁﹏⊹ ࣪ ˖ WARNING ⚠ - b×b - BL lokal - Mpreg - ini cerita bl, awas jangan salah lapak. - banyak typo bertebaran.

More details
WpActionLinkContent Guidelines