Percobaan Kekalahan

Percobaan Kekalahan

  • WpView
    Reads 6
  • WpVote
    Votes 0
  • WpPart
    Parts 1
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Sat, May 2, 2026
WpInfo
Non-Fiction
Mereka bilang, jika kita baik kepada orang lain, maka kebaikan itu akan kembali dengan caranya sendiri. Aku mempercayai kalimat itu terlalu lama. Aku hadir saat mereka butuh, mendengar saat mereka ingin didengar, membantu saat mereka kesulitan, dan bertahan meski sering kali diabaikan. Aku pikir, menjadi tulus adalah cara terbaik untuk menjaga pertemanan tetap utuh. Namun, waktu mengajarkanku hal lain. Tidak semua yang kita sebut teman benar-benar menganggap kita sama. Ada yang datang hanya saat perlu, ada yang tinggal hanya ketika sepi, dan ada yang perlahan menjauh setelah mendapatkan apa yang mereka mau. Sementara aku, masih berdiri di tempat yang sama, sibuk menyalahkan diri sendiri dan bertanya, aku kurang apa? Setelah semua usaha yang aku lakukan, setelah semua rasa yang aku terima, ternyata peranku masih tidak ada nilainya.
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Dua Langit Berbeda
  • My Step Mom? [END] ✔️
  • Unexpectedly Yours
  • GAREL ; POSESIF BROTHER
  • Gila!?, Gue Jadi Kucing?!
  • Stealing My Husband
  • BOUND WITHOUT LOVE (END)
  • MOTHER
  • ATMA FATAMORGANA

Dua anak kembar yang terpaksa terpisah sejak tangis mereka pertama kali terdengar di bumi-sang ibu membawa Saka, sang ayah membawa Kael. Satu tumbuh dalam kehangatan dan prestasi, dikelilingi senyum dan harapan. Satu lagi belajar bertahan di rumah yang keras, memeluk mimpi di dalam air, lalu kehilangannya oleh tangan yang seharusnya melindungi. Mereka hidup di dunia yang sama, bersekolah di tempat yang sama, bahkan memiliki wajah yang hampir serupa. Namun tidak pernah tahu bahwa darah yang mengalir di tubuh mereka berasal dari luka yang sama. Ini adalah kisah tentang keluarga yang retak, mimpi yang dipatahkan, dan dua saudara yang berjalan berdampingan tanpa pernah benar-benar bertemu.

More details
WpActionLinkContent Guidelines