WE, THREE!

WE, THREE!

  • WpView
    Reads 19
  • WpVote
    Votes 5
  • WpPart
    Parts 1
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Fri, May 1, 2026
𝐖𝐀𝐑𝐍𝐈𝐍𝐆!!! *𝐈𝐍𝐈 𝐁𝐑𝐎𝐌𝐀𝐍𝐂𝐄 𝐘𝐀𝐊* ꒷꒦︶꒷꒦︶ ๋ ࣭ ⭑꒷꒦꒷꒦︶꒷꒦ 𝐊𝐚𝐥𝐚𝐮 𝐠𝐚 𝐬𝐮𝐤𝐚 𝐥𝐚𝐧𝐠𝐬𝐮𝐧𝐠 𝐬𝐞𝐤𝐢𝐩 𝐚𝐣𝐚𝐚𝐚𝐚 𝐲𝐠𝐲 ദ്ദി ≽^⎚˕⎚^≼ .ᐟ ──── ୨୧ ──────── ୨୧ ──────── ୨ Berkisah tiga sahabat yang sudah dikenal seluruh sekolah karena bakat mereka yang selalu membuat guru guru puyeng. itulah Aren, Niko dan Yuzi. Aren yang sok cool, Niko yang tenang dan Yuzi yang barbar. persahabatan mereka seolah sempurna, tapi sebenarnya ketiganya sama-sama menyembunyikan hal besar. atau lebih tepatnya-Niko dan Yuzi tidak bisa sama-sama jujur padahal mereka sudah berteman lama.
All Rights Reserved
#145
sekolah
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Blueprint Pelarian Villain
  • ATLANTIS 2: PANGLIMA
  • Transmigrasi Ziora
  • I'm Not Just a Figuran
  • The Time
  • Berandalan di Mata Sang Tuan Muda.
  • Tsundere Maniak Susu
  • GHAIKA (REVISI)
  • GRAVARENZO
  • EVANESCENT

Flora Severian terbangun sebagai Hazellette Ashcroft, istri Duke dalam novel fantasi sejarah. Figuran yang akan dihancurkan oleh tokoh utama wanita, Mantan kekasih Duke, anak pelayan yang ditakdirkan merebut segalanya, karakter badass yang membuat hubungan Hazellette dengan suaminya kandas. Flora mengerti satu hal begitu masuk ke novel, Jika dia bertahan dia akan dihancurkan, karena itu pilihan Flora hanya kabur... menghapus namanya dari cerita. Dalam novel ini, istri Duke tidak akan pernah diselamatkan. Hazelletta akan disingkirkan... lalu dilupakan. Dia harus membuat dunia percaya dia mati. Lalu tokoh utama akan mengambil alih segalanya dan cerita berjalan tanpanya. Asal bisa hidup tenang Hazel tidak peduli apapun. Tapi takdir tidak pernah benar-benar berteman dengannya. Karena anak yang dia tinggalkan bukan anak biasa. "Jika aku kembali suatu hari, apa dunia ini masih akan memberiku tempat?" -Hazellette Ashcroft- "Kuburkan petinya! Itu hanya peti kosong. Aku akan menemukannya kembali... apa pun bentuknya. Istriku terlalu cerdas untuk mati begitu saja." -Gillian L. Grandwood-

More details
WpActionLinkContent Guidelines