Unwanted Vows How It All Began

Unwanted Vows How It All Began

  • WpView
    Reads 28,273
  • WpVote
    Votes 1,756
  • WpPart
    Parts 28
WpMetadataReadMatureOngoing
WpMetadataNoticeLast published Mon, Aug 31, 2026
WpInfo
Fiction
Romance
Satu bulan sejak janji suci diucapkan, kamar utama di kediaman mereka masih terasa asing bagi Naysila. Pernikahan yang dirancang oleh Mira dan Virza bersama kolega mereka, Anne dan Dimas, nyatanya hanya menjadi sebuah kontrak bisu yang menyiksa. Di sana, di balik kemewahan yang dipamerkan, Naysila justru merasa seperti orang asing yang mencoba mengetuk pintu yang terkunci rapat dari dalam. Pradipta tidak pernah memberinya ruang. Pria itu membawa aura angkuh yang pekat, menunjukkan dengan jelas bahwa kehadiran Naysila adalah gangguan bagi hidupnya yang belum selesai dengan masa lalu. Nama Alia masih menggema di setiap sudut pikiran Pradipta, membuat setiap usaha Naysila untuk mendekat berakhir dengan penolakan yang mentah. Tidak ada sentuhan, tidak ada kehangatan, hanya ada jarak antara di antara mereka. Naysila tetap berdiri di sana, menelan semua sikap kasar dan tatapan tajam suaminya yang tak segan meledak kapan saja. Ia terjebak dalam pengabdian yang tidak diinginkan, mencoba mencintai lelaki yang bahkan enggan menatap matanya saat berbicara. Namun, di balik penolakan yang terus-menerus itu, ada batas yang mulai terkikis dan emosi yang mulai meluap ke arah yang tak terduga. Satu bulan hanyalah awal. Di depan mereka, ada rangkaian peristiwa yang siap menyeret keduanya ke dalam pusaran gairah dan luka yang jauh lebih dalam. Naysila tidak tahu, apakah ia sedang berjuang untuk sebuah cinta, atau hanya sedang menantikan saat di mana ia benar-benar hancur tak bersisa. [Don't Copy My Story!]
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Four Year Miracle
  • Jarak Legal
  • Padam Nelangsa
  • GROWING PAINS (END)
  • Marbella [On Going]
  • Dewa Asmara (in another universe) | Tamat
  • KANJENG GUSTI : Nawasena
  • QUIET SCARS
  • Pasutri, Kok Emosian? [Belum Di Revisi] ✓
  • FAKE MARRIAGE

Hi! Season satu dari cerita ini sudah selesai di tiktok; dadduyaaaa. Jangan lupa mampir ya! - - - Rumah Madava dan Mentari setiap harinya akan dimulai dengan suara bising yang berasal dari seorang anak laki laki yang baru berusia 4 tahun. Arzebean Javvad Dewangga. Anak pertama dari Madava dan Mentari. Peniru ulung si Papi. Dari hari ke hari, bulan ke bulan, Mentari hanya mendapati dirinya yang terasa kian dikhianati. Alih alih memilih mirip dengan Maminya yang mengandung dia 9 bulan lamanya Bean malah lebih memilih mirip dengan Papinya. Mata hitam, hidung mancung dengan simbol tahi lalat di ujungnya, gigi gigi taring dan tubuhnya yang kian hari kian tumbuh sangat tinggi. Semuanya yang ada pada Bean adalah milik Madava. Jangan harap kalau rumah mereka terdiri dari sepasang anak dan orang tua yang sangat rukun dan harmonis. Kadang saking pergumulan Madava dan Bean yang slalu berisik setiap harinya membuat Mentari sangat ingin kabur saja. Namun dengan kehadiran dua orang itu juga hidup Mentari bisa menjadi seberwarna ini. Menjalani hari dengan dua toddler di rumah setiap harinya sungguh menguras energi, percayalah Madava yang seorang pengacara itu kadang juga tidak mau mengalah dengan bocah kecil tiruannya itu. Namun dengan kehadiran Bean, Madava dan Mentari bisa tumbuh dan berkembang setiap harinya. Menemui penemuan penemuan baru dan belajar hal hal baru dari anak itu. Arzebean, anak kecil yang hadir sebagai bentuk cinta yang besar Mami dan Papinya. Manifestasi paling nyata dari sepasang manusia yang sudah berjanji di hadapan tuhan untuk bersama sama menghadapi dunia selama lamanya.

More details
WpActionLinkContent Guidelines