Helena bukan perempuan yang bisa dimiliki. Ia adalah permainan itu sendiri.
Sebagai madam kasino paling berpengaruh di Monaco, Helena terbiasa melihat pria-pria berkuasa berlutut-bukan karena cinta, tapi karena obsesi dan kekalahan. Dingin, licik, dan tak tersentuh, ia selalu memegang kendali. Tidak pernah kalah. Tidak pernah tunduk.
Sampai Douglas Russel Markov datang.
Seorang predator dalam dunia bisnis. Kejam, dominan, dan selalu menang. Dunia adalah papan catur baginya-dan semua orang hanyalah bidak.
Awalnya, Helena hanyalah sebuah tantangan. Sebuah permainan yang ingin ia menangkan.
Namun semakin dalam mereka saling menguji, semakin kabur batas antara strategi dan hasrat, antara kekuasaan dan kehancuran.
Dua jiwa yang sama-sama haus kendali.
Dua api yang menolak padam.
Dalam permainan ini, hanya ada dua kemungkinan
menaklukkan atau dihancurkan.
________________________________
Jane Marey @2026
All Rights Reserved