Gendhis Untuk Aksa

Gendhis Untuk Aksa

  • WpView
    Reads 419
  • WpVote
    Votes 39
  • WpPart
    Parts 19
WpMetadataReadMatureOngoing
WpMetadataNoticeLast published Mon, Jun 1, 2026
Jari Aksa menelusuri luka gores di lengan Gendhis akibat ranting pohon. Sentuhannya terasa seperti es. "Kau melukai dirimu sendiri hanya untuk menjauh dariku. Itu sangat melukai perasaanku, Gendhis." "Lepaskan aku, Aksa! Aku tidak mau hidup seperti ini!" tangis Gendhis pecah. Aksa tidak marah. Ia justru tersenyum miring, sebuah senyum yang membuat Gendhis menyadari bahwa pelariannya barusan hanyalah sebuah permainan bagi pria itu. "Aku sudah katakan, tidak ada tempat untuk bersembunyi. Sekarang, mari kita kembali. Kamarmu jauh lebih hangat daripada hutan ini, dan aku punya hukuman kecil untuk burung yang mencoba terbang tanpa izin pemiliknya." Aksa merangkul pinggang Gendhis dengan kasar, menyeretnya kembali menuju cahaya vila yang terang benderang di kejauhan, sementara Gendhis hanya bisa meratapi nasibnya yang kini benar-benar terkunci dalam dominasi pria itu. Langkah kaki Aksa terasa berat dan pasti, menyeret Gendhis kembali ke dalam cahaya vila yang kini tampak seperti mercusuar maut. Begitu melewati ambang pintu, Aksa melepaskan rangkulannya, namun auranya justru semakin menghimpit. Para pengawal di lobi tertunduk dalam diam, tak berani menatap tuannya yang tengah disulut amarah dingin.
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Hot girl
  • Candu Sentuhan Sahabat Hyper
  • Almost Married (END)
  • Hello, KKN!
  • Dangerous Deal (COMPLETED)
  • SECOND TASTE
  • Where They All Look At [ END ]
  • I Won't Be the Tragic Fiancée
  • Prahara Lamaran [END]
  • NINGRUM
Hot girl

WARNING 🔞🔞🔞🔞 JANGAN SAMPE NYESEL BACANYA KARNA BANYAK /++++ NYA

More details
WpActionLinkContent Guidelines