Bagaimana cara mencintai seseorang yang dikutuk dunia sebagai predator? "Darahnya adalah satu-satunya kejujuran yang tersisa di atas tanah pinus ini. Aku datang untuk menghancurkannya, tapi dialah yang lebih dulu hancur demi melindungiku." Bagi Lutfia Hani Nadilah, Hamzah Arkan Narendra adalah monster yang harus dihukum. Ia menjebak pria itu dalam aliansi pertunangan palsu yang dingin, menggunakan dominasinya untuk menginjak harga diri sang "predator". Namun, di balik topeng kepatuhan Hamzah, tersimpan rahasia yang lebih gelap dari hutan pinus Subang di tengah malam. Hamzah tidak melawan. Ia menerima setiap tamparan dan penghinaan Lutfia seolah itu adalah sakramen penebusan dosanya. Ia memberi tanpa meminta, melindungi tanpa bersuara, dan mencintai dalam diam yang mematikan. Hingga sebuah melodi Call of Silence dan tetesan darah di atas tanah perkemahan memaksa Lutfia menghadapi kenyataan pahit: Bahwa terkadang, orang yang paling kita kutuk adalah satu-satunya orang yang bersedia mati agar kita tetap suci. "Mors janua vitae-Kematian adalah pintu menuju kehidupan. Dan malam ini, darahnya adalah kunci pembukanya." #DarkRomance #PsychologicalDrama #HadalAcceptance #AdultRomance #TraumaRecovery #BDSM #HurtComfort #IndieAuthor #MentalHealth #Romance
More details