We've updated our Content Guidelines.
Review the latest guidelines to keep sharing stories safely.
Aku Tak Bisa Terus Lari

Aku Tak Bisa Terus Lari

  • WpView
    Reads 58
  • WpVote
    Votes 0
  • WpPart
    Parts 11
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Sat, May 2, 2026
WpInfo
Non-Fiction
Aku tak begitu pintar bercerita. Aku juga bukan penulis handal. Dan aku tak bisa menggambarkan ekspresiku. Kisah ini tak sepenuhnya nyata. Dan tentang Rama dan neneknya, ku harap di kehidupan nyata ku, aku bisa bertemu orang-orang seperti mereka. Ibu. Ayah. Aku tak berniat membongkar semua. Maaf jika aku menuliskan kata-kata dari kalian di sini. Tapi dari sekian kalimat, palah itu yang ku ingat hingga kini.
All Rights Reserved
#285
kisahnyata
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • "Beneath Her Forbidden Touch"[END]
  • BACKSTREET
  • Mission
  • karakter kecil ini mengasuh keluarga iblis?! {S2}
  • Change The Plot (Niel) ✓
  • Chana's Transmigrasi
  • REGAN's Crazy Wife (END)
  • Drama di Pintu Kosan

Elara Vionette tidak pernah mempertanyakan pekerjaan ibunya. Baginya, Livia Asteria hanyalah seorang pelayan yang pulang setiap malam dengan tubuh lelah dan senyum lembut. Sampai suatu hari, ibunya jatuh sakit. Dan Elara diminta menggantikannya. Rumah itu besar. Terlalu besar untuk menyimpan rahasia sekecil apa pun. Pernikahan sang nyonya dan suaminya hanyalah kontrak tanpa cinta. Lorong-lorongnya dipenuhi keheningan. Dan di balik pintu hitam dengan gagang emas itu... ada sesuatu yang tak pernah Elara bayangkan. Valeria Devianne tidak pernah tertarik pada siapa pun. Dingin. Tinggi. Elegan. Tak tersentuh. Sampai ia melihat putri pelayannya. Apa yang awalnya hanya rasa ingin tahu... berubah menjadi sesuatu yang lebih dalam. Lebih gelap. Lebih berbahaya. Karena beberapa rasa lapar tidak pernah benar-benar hilang. Mereka hanya menunggu untuk diwariskan. Dan Elara tidak tahu... bahwa malam pertama ia mengetuk pintu itu, ia sedang melangkah masuk ke dalam kelaparan yang bukan miliknya.

More details
WpActionLinkContent Guidelines