Jangan Stecu Di Depan Gue

Jangan Stecu Di Depan Gue

  • WpView
    Reads 3,369
  • WpVote
    Votes 329
  • WpPart
    Parts 12
WpMetadataReadMatureOngoing
WpMetadataNoticeLast published Sat, May 9, 2026
"Enigma tidak punya pasangan, kecuali Neo Argenta nggak sengaja jadi pasangannya"!⚠️🔥🔥 "Diem atau gue bikin lo diem beneran, Argenta" Varen Rozene adalah Enigma. Dingin & dominan tidak tersentuh. Hukum alam bilang Enigma tidak punya pasangan. Neo Argenta tidak peduli. Sebagai Enigma ber feromon vanila yang dianggap cacat, Neo punya hobi baru: Meretakkan tembok es bernama Varen Rozene. Caranya? Nyontek PR palsu, panggil "Sayang" di depan umum, dan melanggar aturan jarak 1 meter Varen setiap hari. Masalahnya, Varen benci disentuh. Varen benci feromon. Varen benci Neo. Atau setidaknya, itu yang dia bilang. Karna setiap Neo terluka, yang pertama datang adalah Varen, tiap kali Neo dalam bahaya, insting Varen berteriak "milikku". Dan karena ciuman paksa di gudang itu berakhir dengan mark di leher Neo. ⚠️ Warning!! : Tsundere akut, feromon bocor, ciuman paksa jadi cinta, Enigma posesif. Siapkan matras karna anda akan tersalto-salto!! [Boys love] - [Enemy's to lover's] [Matahari & Es) 🌞❄
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Survive as The Protagonis Little Wife [BL]
  • ​The Emperor's Triple Trouble (Season 2)
  • 𝚃𝙷𝙴 𝙰𝚁𝚃 𝙺
  • Ragaku Kini Milikmu
  • EQUAL
  • Lonceng Perpisahan [BL]  TAMAT
  • Be Your Omega
  • Fate Rewritten [BL]
  • The Cold Heart of North

Ardian Hall secara tidak sengaja bertransmigrasi ke dalam sebuah novel sebagai karakter pria pendukung, istri dari sang male lead yang tergila-gila dengan sang protagonis. Ardian menyadari bahwa dirinya di cerita asli adalah sosok yang melakukan berbagai hal buruk atas nama cinta, hingga akhirnya menemui akhir yang tragis. Namun kali ini, Ardian merasa semuanya masih bisa diperbaiki. Ia pun menetapkan satu tujuan sederhana: menjauh dari sang protagonis dan villain dan menjalani hidup dengan tenang sebagai "vas hias" yang tak mencolok. Tetapi rencananya perlahan mulai berantakan. Male lead yang seharusnya jauh darinya justru semakin mendekat...bahkan tanpa sadar mulai masuk ke dalam kehidupannya sedikit demi sedikit hingga berbagi setengah tempat tidurnya. Ardian memang berhasil menjadi "vas". Tapi bukan sekadar pajangan biasa, melainkan vas yang dicintai, dijaga, dan diperebutkan oleh semua orang. Dan itu... jelas sudah keluar dari rencananya.

More details
WpActionLinkContent Guidelines