MIDNIGHT CHECK IN [21+]

MIDNIGHT CHECK IN [21+]

  • WpView
    Reads 611
  • WpVote
    Votes 8
  • WpPart
    Parts 4
WpMetadataReadMatureOngoing
WpMetadataNoticeLast published Sun, May 17, 2026
Demi masa depan yang lebih baik, Zeno Raphael Wijaya dan istrinya, Zoya Prameswari membuka hotel kecil di perbatasan kota yang mulai ramai karena proyek pembangunan besar-besaran. Namun saat bisnis mereka hampir hancur karena pekerja yang menilap uang, Zeno meminta Zoya turun tangan mengelola hotel itu. Dan sejak saat itu, segalanya berubah. Hotel mereka tidak pernah lagi sepi. Para tamu pria rela kembali hanya untuk melihat senyum dingin Zoya di balik meja resepsionis. Di tengah hubungan pernikahan yang mulai renggang, Zoya justru terjebak dengan seorang tamu misterius bernama Nathan Mahendra, pria berbahaya yang membuatnya merasa diinginkan lagi. Di balik kamar hotel yang selalu penuh, ada rahasia, hasrat, dan pengkhianatan yang perlahan menghancurkan pernikahan mereka. Karena terkadang, yang paling berbahaya bukanlah perselingkuhan melainkan rasa nyaman yang datang dari orang yang salah.
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Nala dan Mas Juragan
  • I Won't Be the Tragic Fiancée
  • Revenge Marriage (SELESAI)
  • De Andere Weg (END)
  • DOMINEX | The Crime Lock
  • Chasing Sanara
  • The Villain Mother
  • SASMITA CANDALA (21+)
  • The Last Yes!
  • Almost Married (END)

Setelah menyelesaikan kuliahnya, Kanala Ayudia Kirana (22) diminta oleh keluarganya untuk pulang ke kampung halaman dan tidak perlu bersusah payah mencari pekerjaan di ibu kota. Namun, Nala menolak dengan alasan tidak ingin menyia-nyiakan gelar di belakang namanya. Ia bersikeras ingin mencari pengalaman kerja selama satu tahun terlebih dahulu sebelum benar-benar menetap di kampung. Keluarganya akhirnya menyetujui, dengan satu syarat: Nala hanya boleh bekerja selama satu tahun, tidak lebih. Sayangnya, baru tiga bulan bekerja di salah satu perusahaan ternama, Nala menyerah. Tekanan pekerjaan yang tinggi dan lingkungan kantor yang tidak sesuai dengan ekspektasinya membuatnya kehilangan semangat. Ia pun memutuskan untuk mengundurkan diri dan berdiam diri di kosan, tanpa keberanian untuk memberi tahu keluarganya. Raras-ibu Nala-yang kemudian mengetahui anak bungsunya sudah tidak bekerja lagi, segera mendesaknya untuk pulang. Sebelum Nala sempat menolak, Raras lebih dulu mengancam tidak akan lagi mengirimkan uang bulanan. Terpojok dan kehabisan pilihan, Nala akhirnya menyerah. Ia berkemas dan pulang ke kampung halamannya. Namun siapa sangka? Di antara hamparan sawah dan hari-hari yang membosankan di warung milik ayahnya, hadir Hanggara Wiratama (31), juragan tanah sekaligus pemilik peternakan ayam terbesar di desa tetangga, selain itu ia juga menjalankan usaha jual-beli beras yang ia bangun dari nol, tak lupa dengan usahanya di kota yang tidak banyak diketahui orang. Sosoknya yang tenang dan apa adanya membuat Nala belajar bahwa pulang bukan berarti kalah, melainkan menemukan tempat untuk tumbuh. Bersamanya, Nala menyadari bahwa tidak semua mimpi harus dikejar jauh ke kota, sebagian justru menunggu untuk ditemukan di rumah.

More details
WpActionLinkContent Guidelines