HARAP BIJAK DALAM MEMBACA‼️
CERITA INI MENGANDUNG KEKERASAN, KONFLIK PSIKOLOGIS, KEKERASAN FISIK, TRAUMA SERTA EMOSI BERAT. TIDAK DISARANKAN UNTUK USIA DI BAWAH UMUR‼️⚠️
CERITA INI MURNI HASIL DARI PEMIKIRAN SAYA SENDIRI. HARAP UNTUK TIDAK MELAKUKAN PLAGIAT TERHADAP KARYA ORANG LAIN. HARGAI PARA PENULIS NOVEL!!!
JANGAN LUPA VOTE + FOLOW SEBELUM MEMBACA && JANGAN BERHENTI DI TENGAH JALAN.
________________________________________________
Beberapa tahun yang lalu ada sebuah tragedi yang membuat tiga orang anak mengalami mimpi buruk. Teror terus menerus yang menghantui mereka. Yang membuat ketiga anak itu harus mencari tahu sebenarnya apa yang sebenarnya telah terjadi pada saat malam itu.
Salah satu dari mereka menemukan secarik kertas yang usang dan sedikit robek di bagian ujungnya. Ketika kertas tua itu di buka ada sebuah tulisan berwarna tinta merah, isinya adalah "Cari dalangnya di antara kalian, sebelum kalian di bunuh dan berubah menjadi tumpukan daging yang membusuk!"
***
TEMUKAN POTONGAN-POTONGAN KODE LALU KUMPULKAN MENJADI SATU UNTUK MENGETAHUI SIAPA PELAKU SEBENARNYA!
***
"Setiap orang pasti ada masanya, kalo masa kita udah habis kamu cukup liat gelang ini, di dalam ini ada diri aku. Begitupun juga dengan gelang ini" Anak gadis perempuan itu menunjukkan pergelangan tangan nya yang terdapat gelang hitam dengan aksen bulan sabit berwarna kuning keemasan. Anak lelaki itu hanya tersenyum tipis, ia merasa akan terjadi sesuatu hal yang ia sendiri pun tidak tahu apa itu.
"Bulan itu kamu, dan laut itu aku! Dengan adanya gelang ini, itu menandakan bahwa kamu milik laut, dan aku pemilik bulan."
"Laut kalo gak ada bulan bakal gelap kalo di malam hari! Makanya Tuhan nyiptain bulan buat menerangi laut. Laut itu dingin, tapi dengan kehadiran bulan, laut jadi tidak kesepian, walaupun jarak mereka jauh, tapi bulan selalu ada di sisi laut."
***
"Lo... pemilik laut?"
_________________________________________________
All Rights Reserved