Mahes hanya menatap sebentar hewan yang berada di dekat tong sampah, Ia hanya menatap sekilas hewan itu dan ingin kembali ke kamar asramanya setelah membuang sampah. Namun, mendengar suara lemah dari sang hewan yang seolah-olah sedang meminta pertolongan membuat Mahes tidak tega. Mahes memutuskan untuk segera kembali ke kamar asramanya, Ia bawa langkahnya menjauh dari tempat itu, tapi rasa tidak tega terus menggerogotinya. Dan... Tahu-tahu Mahes sudah berada di depan tong sampah itu lagi, Ia menatap lamat-lamat hewan kecil itu dan bagaimana hewan itu yang mendekatinya perlahan berusaha membujuk orang agar menolongnya. Mahes berjongkok, mengelus hewan itu. Bulunya kotor, sedikit lecet-mungkin dia sehabis berkelahi? dan tentu saja bau. Ia menatap hewan itu iba. Mahes tidak mengerti kenapa Ia merasa harus menolong hewan itu. Mahes merasakan sesuatu dari hewan itu, seperti magnet. Ia benar-benar telah tertarik kedalam magnet sang hewan. Ternyata itulah permulaan dimana Ia berpindah kedalam dunia yang tidak pernah Ia pikirkan.
More details