Di sebuah kota kecil bernama Pare, tempat orang-orang datang untuk belajar bahasa... dua orang justru belajar sesuatu yang jauh lebih rumit: perasaan yang seharusnya tidak ada.
Alwan Bittara Samudera-anak pindahan dari Bogor yang hidupnya baru saja runtuh. Dulu punya segalanya, sekarang keluarganya harus mulai dari nol. Bandel, keras kepala, dan terbiasa tidak peduli pada siapa pun.
Aradhana Satria Dirgantara-ketua OSIS, kapten futsal, anak kebanggaan semua orang. Hidupnya rapi, terarah, dan hampir... terlalu sempurna.
Mereka tidak pernah mencari satu sama lain.
Bahkan, tidak pernah tertarik, apalagi pada sesama jenis.
Tapi entah kenapa-
di antara tatapan yang terlalu lama,
sentuhan yang terasa berbeda,
dan kebersamaan yang awalnya biasa saja...
Sesuatu tumbuh.
Pelan.
Diam-diam.
Dan salah.
Semakin mereka mencoba menjauh, semakin dalam mereka tenggelam.
Dan di dunia yang tidak pernah memberi ruang untuk mereka,
pertanyaannya bukan lagi "apa ini benar?"
Tapi-
"kalau ini salah... kenapa rasanya se-nyata ini?"
All Rights Reserved