Kutukan itu datang. Membawa malapetaka. Konon katanya, kutukan ini berawal dari keegoisan seseorang yang ingin terus-menerus menjadi abadi. 'Ia' ingin selalu berumur panjang maka lahirlah sebuah kutukan. Kutukan berupa pesan, di dalam pesan itu akan terpampang sebuah tantangan, kejujuran dan kematian. Kutukan itu tidak akan pernah berhenti sampai 'Ia' merasa puas. Semakin banyak yang terkena kutukan itu maka keuntungan 'Ia' sama banyaknya. Sebab, satu-satunya yang dipikirkan olehnya hanyalah keabadian yang panjang. Walaupun begitu, kutukan ini mempunyai kelemahan. Dering telepon seorang siswa berbunyi, menampilkan notifikasi dan memunculkan sebuah tampilan pop-up pesan 'Diantara kalian', cepat-cepat siswa itu menunjuk salah satu dari orang-orang tersebut sembari menggigit bibirnya, matanya bergetar mau tidak mau harus menatap sahabatnya. Jari telunjuk penuh kecurigaannya bergerak mengarah ke pelaku. "Rupanya lo, *****" Cover by Ray_67 Story by redav404
More details