di antara duri camellia

di antara duri camellia

  • WpView
    Reads 1,107
  • WpVote
    Votes 38
  • WpPart
    Parts 21
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Fri, May 8, 2026
Cerita pendek
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • When a Letter Changed Everything
  • "Aku Dan Kamu "END
  • di ujur lorong kita menunggu takdir
  • di antara napas dan langit
  • Mawar Terakhir Arsha [END]
  • Ilusi Afeksi
  • "Di Balik Kaca, Kita Berpamitan"
  • SULUNG || Yeonjun
  • SAKARA
  • Neglectus

Axel, si bandel sekolah dengan reputasi buruk tapi tampang luar biasa, menjalani hidupnya dengan penuh adrenalin-balapan, tawuran, dan jadi ketua geng paling ditakuti di sekolah: The Pitstop Rebels. Semua baik-baik saja... sampai sebuah surat aneh muncul di lokernya. "Jika kamu tidak meneruskan surat ini, kesialan akan datang bertubi-tubi dalam tujuh hari." Axel ngakak. Tapi setelah motornya mogok, sepatunya dicuri, ketumpahan soto di kantin, sampai dihukum gara-gara dikira bawa kucing ke sekolah (padahal itu kucing liar yang nyelonong), dia mulai bertanya-tanya: "Ini beneran kutukan?" Setelah nyelidiki, pengirim surat ternyata adalah Dara, siswi culun, polos, berkacamata tebal, dan ranking nyaris terakhir. Dara juga dapat surat yang sama. Karena patah hati dan emosi, dia mau ngirim surat itu ke pacar dari cowok yang dia suka, berharap hubungan mereka kena masalah. Tapi dia malah salah masukin ke loker Axel. Axel, yang ngerasa jadi korban dari drama nggak jelas ini, marah besar. Tapi bukannya main fisik, dia mulai "main psikologis". Dara dijadikan pesuruhnya: nyariin kunci motor, bawain makanan, bahkan disuruh bikin tugas-padahal nilai Dara juga remuk redam. Setiap hari mereka ribut-ribut absurd. Dara yang cupu dan suka panik, Axel yang usil tapi diam-diam perhatian, bikin cerita mereka penuh tawa, ejekan, dan kekonyolan. Tapi tanpa sadar, mereka jadi terbiasa dengan kehadiran satu sama lain. ---

More details
WpActionLinkContent Guidelines