Too Close!

Too Close!

  • WpView
    Reads 40
  • WpVote
    Votes 3
  • WpPart
    Parts 3
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Sat, May 9, 2026
"Perasaan dangkal yang selama ini ku pendam bukan tak beralasan, setiap detak jantung yang berdebar lebih keras dari biasanya membuatku sadar. Berada di dekatmu bukan sekedar pilihan, tapi keinginan dan bentuk keegoisanku." ________________________________________________________ Menceritakan kehidupan kuliah seharusnya damai dalam pola sederhana. Masuk kelas, mengerjakan tugas, pulang dan terus berulang, tapi kini tempat tinggal itu terasa lebih ramai. Penuh argumen tak jelas datangnya, keluhan keseharian tidak berujung. "Noe! Kok camilan gue gak ada? Pasti lu makan ya?!" "Bukti?" Vian menatap lurus pada pria yang dengan santai menguyah camilan keripiknya. "Terus itu apaan?!" "ups." . . Disclaimer and note: Cerita ini sepenuhnya merupakan karya fiksi, seluruh tokoh, latar, dan kejadian di dalamnya adalah hasil imajinasi penulis. Segala kemiripan dengan individu, peristiwa, atau tempat nyata hanyalah kebetulan semata dan tidak disengaja.
All Rights Reserved
#651
secondchance
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • SECOND TASTE
  • Hot girl
  • Candu Sentuhan Sahabat Hyper
  • Prahara Lamaran [END]
  • I Won't Be the Tragic Fiancée
  • Hello, KKN!
  • NINGRUM
  • Dangerous Deal (COMPLETED)
  • Where They All Look At [ END ]
  • Almost Married (END)

Untuk segala trauma, kehilangan, dan kamu.

More details
WpActionLinkContent Guidelines