Di Desa Wanasetra, kepercayaan bukan sekadar cerita turun-temurun. Melainkan janji yang harus ditebus. Semua berawal dari satu kesalahan. Satu ritual yang meleset. Satu perjanjian yang seharusnya tak pernah dibuat. Dan dari sanalah sebuah sengkala lahir. *** Lintang Nareshwara tumbuh dengan bayang-bayang yang tak pernah pergi. Tubuhnya menyimpan sesuatu yang seharusnya tak ada. Sementara takdirnya telah ditentukan bahkan sebelum dia dilahirkan. Hingga menjelang umur dua puluh, gangguan demi gangguan datang-mimpi buruk, bisikan asing, hingga sosok yang menunggu untuk menagih janji lama. Di sisi lain, Adhyaksa Damar Wicaksono, selalu ada di sisinya-diam, mengawasi, seolah ditakdirkan untuk menjaga. Namun, takdir tak pernah datang tanpa harga. Ketika masa lalu menagih janji, Naresh dihadapkan pada dua pilihan-menyerahkan dirinya pada Buto Kala Raksa atau terikat pada seseorang yang tak pernah dia inginkan. Seseorang yang seharusnya hanya menjadi pelindung bukan tujuan. Karena di Wanasetra cinta tak hanya tentang kebebasan, tetapi bertahan hidup. ©hampirkesurupan_ 02.05.26
More details