Madrid-Bali

Madrid-Bali

  • WpView
    Reads 17
  • WpVote
    Votes 1
  • WpPart
    Parts 2
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Tue, May 5, 2026
WpInfo
Fanfic
Football/Soccer
Alya Nadhira ngga pernah benar-benar percaya sama hal-hal kayak "takdir". Hidupnya terlalu... biasa. Kuliah, pulang, ketawa bareng teman, lalu selesai. Sampai suatu sore, dia berhenti di satu video. seorang laki-laki yang bahkan dia nggak kenal, tapi entah kenapa... susah dilupain. Alejandro Castaño Ruiz. Pemain bola U17 dari Madrid. Jauh. Sangat jauh dari dunianya. Harusnya cuma sebatas layar. Tapi ternyata, dunia nggak sesederhana itu. Ketika sebuah perjalanan membawa Alejandro ke Bali. ke tempat yang justru selama ini jadi "rumah" Ala. jarak yang tadinya cuma angka... mulai terasa berbeda. Mereka ngga merencanakan pertemuan itu. Ngga juga mencari satu sama lain. Tapi kadang, yang ngga kita cari... justru yang paling lama tinggal. Dia dari Madrid. Dia dari Bali. Ngga ada alasan mereka harus ketemu. Tapi tetap ketemu.
All Rights Reserved
#28
spanyol
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Berandalan di Mata Sang Tuan Muda.
  • GHAIKA (REVISI)
  • EVANESCENT (HIATUS)
  • Tsundere Maniak Susu [DITERBITKAN]
  • GRAVARENZO
  • I'm Not Just a Figuran
  • Transmigrasi Ziora
  • The Time
  • Blueprint Pelarian Villain [END]
  • ATLANTIS 2: PANGLIMA

​Suara decit sepatu basket yang bergesekan dengan lantai semen SMA Nusantara Bakti seolah menjadi satu-satunya melodi yang akrab di telinga Arga. Matahari Jakarta yang menyengat di jam 12 siang sama sekali tidak ia gubris. Peluh membasahi jersey birunya, mengalir melewati leher dan hilang di balik kain yang sudah basah kuyup. ​Bagi Arga, hanya di lapangan ini dunia terasa jujur. Di sini, musuhnya jelas: ring basket dan lawan main. Tidak ada teriakan ibunya yang melengking menyalahkan takdir, tidak ada bau alkohol dari ayahnya yang pulang pagi membawa tumpukan utang baru, dan tidak ada beban rasa bersalah setiap kali melihat kakaknya pulang kerja dengan wajah pucat demi membiayai sekolahnya. ​"Arga! Berhenti main atau gue laporin ke BK karena bolos jam sejarah lagi!" ​Arga menghentikan dribel bolanya. Ia menoleh, menyeka keringat dengan punggung tangan, lalu menyeringai tipis melihat pengurus OSIS yang berdiri di pinggir lapangan dengan buku catatan. ​"Laporin aja," sahut Arga santai. "Ruang BK udah kayak rumah kedua buat gue, sekalian titip salam buat Pak Hendra." ​Di sisi lain koridor sekolah yang lebih dingin karena hembusan AC, melangkah sosok yang menjadi pusat gravitasi SMA Nusantara Bakti. Adrian. ​Setiap langkahnya terukur, seragamnya rapi tanpa cela, dan wajah blasterannya yang seolah dipahat langsung oleh malaikat, selalu memasang ekspresi datar yang sulit ditembus. Sebagai Ketua OSIS sekaligus putra tunggal dari pemilik Arsenio Group, Adrian adalah definisi kesempurnaan yang nyata. Hidupnya adalah garis lurus yang tenang, penuh fasilitas, dan kasih sayang yang melimpah. ​⊹ ࣪ ﹏𓊝﹏𓂁﹏⊹ ࣪ ˖⊹ ࣪ ﹏𓊝﹏𓂁﹏⊹ ࣪ ˖ WARNING ⚠ - b×b - BL lokal - Mpreg - ini cerita bl, awas jangan salah lapak. - banyak typo bertebaran.

More details
WpActionLinkContent Guidelines