Indiary

Indiary

  • WpView
    Reads 283
  • WpVote
    Votes 51
  • WpPart
    Parts 25
WpMetadataReadMatureOngoing
WpMetadataNoticeLast published Fri, Jun 26, 2026
When everyone is keeping something from her... haruskah Indira tetap memilih antara Sakti dan Tristan? Paman kesayangan Ariana atau sosok ayah idaman Aidan? Ipar yang selalu ada di masa-masa sulit, atau pria masa lalu yang muncul kembali? Ada duka yang harus dikalahkan. Ada mimpi yang harus dikejar. Ada rahasia yang... membuat dunia Indira jungkir balik. Ini tentang huru-hara hari Indira setelah Sena tiada. Saat dia menyadari bahwa... nothing is as she thinks it is. Pilihan apakah yang akan dia ambil akhirnya? ... "Aku mungkin akan segera jadi ayah anak-anak kamu." -Sakti "Pilih, kamu mau aku buang semua high heels yang ada di rumahmu atau... aku cium kamu sekarang?!" -Tristan ...
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • MINE, NO ONE ELSE (ON GOING)
  • Be My Wife
  • Nala dan Mas Juragan
  • The Dateline [END]
  • Silent Traces by the Sea
  • Revenge Marriage (SELESAI)
  • Pawang Hantu Om Aktor
  • DOMINEX | The Crime Lock
  • Stand by Me (END+LENGKAP)
  • I Won't Be the Tragic Fiancée (END)

[DI LARANG KERAS COPY PASTE]. FOLLOW SEBELUM BACA !!! Bagi semua orang di SMA Garuda, Axel Regantara adalah monster temperamental yang paling dihindari. Badboy ketua geng, tukang berantem, dan dingin tak tersentuh. Tapi bagi Reina Alvionita, Axel adalah masa lalu kelam yang ingin ia kubur dalam-dalam. Reina mengira kepindahannya ke sekolah ini akan membawa ketenangan. Namun, takdir justru membawanya kembali ke hadapan Axel. Bedanya, Axel yang sekarang tidak lagi menindasnya seperti dulu. Tatapan cowok itu berubah menjadi sebuah obsesi. Axel mengklaim Reina secara terang-terangan. Siapa pun yang berani menatap Reina terlalu lama, berkomentar genit di sosial medianya, atau sekadar mendekat, harus siap berhadapan dengan kepalan tangannya. Semua orang takut pada Axel. Tapi hanya Reina yang berani membentak cowok itu-dan anehnya, Axel selalu nurut. Di antara emosinya yang gampang meledak dan kepalan tangannya yang penuh luka berantem, Axel menyimpan satu kalimat mutlak untuk gadisnya: "Gue bisa dihancurin siapa aja, Princess. Tapi jangan lo. Karena kalau lo yang pergi, gue bisa gila."

More details
WpActionLinkContent Guidelines