Apakah harsa itu nyata?
Harsa memang nyata, tetapi ia bagaikan samudra yang dalam, penuh dengan enigma. Tak ada yang tahu apakah harsa itu berakhir dengan indah atau hanya nestapa semata.
Sungguh lucu, bukan? Mengapa seolah-olah semesta pun tak mengizinkanku untuk bahagia. Aku ingin sekali membenci nestapa, tetapi nestapa-lah yang selalu menemaniku. Haruskah aku marah atau bahagia?
Hanyalah nestapa yang aku punya; selain itu, tak ada. Aku mengharapkan harsa, tetapi kenapa harsa tak pernah mengharapkan ku?
ini cerita pertama aku jadi kalau
banyak yang salah mohon di bantu buat
koreksi ya 🙏🏻🌷
Happy ending karena aku anti banget sama namanya cerita sad ending itu.....
All Rights Reserved