Hello! Mr. Ex!!

Hello! Mr. Ex!!

  • WpView
    Reads 63
  • WpVote
    Votes 14
  • WpPart
    Parts 2
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Wed, May 13, 2026
Sudah 8 tahun yang lalu dia meninggalkan negara kelahirannya hanya dengan satu alasan yaitu, melupakan cinta nya. Bertemu dengan orang baru di lingkungan baru tak selalu berhasil menggeser cinta nya itu. Nama itu, masih bertahta didalam hati nya tak berubah sedikit pun apalagi bergeser untuk memberi ruang untuk nama baru. Yang dia lakukan selalu berlari tapi tanpa sadar dia sendiri yang tak mau melepaskan nama itu. Setelah 8 tahun lama nya tanpa mencari apapun informasi tentang pria itu, dia bertemu dengan seorang anak kecil laki-laki yang begitu mirip dengan pria yang selama ini dia kenang. Dari pertemuan kecil itu membuat sesuatu yang ingin dia hapus semakin nyata, dia kembali bertemu dengan cinta lama nya. Di italia ketika tengah bertemu dengan keluarga nya. Lantas apa yang harus ia lakukan? Berlari ke arah nya? Atau pergi menjauh lagi? Disaat sebuah peluang besar di hadapan nya. ********* Author here!! Ini jadi cerita pertama ku yang di publish disini, sebelum nya cerita ini aku update di akun tiktok sendiri dalam versi AU (Alternatif Univers) dan disini aku ubah jadi full narasi, mohon dukungan nya ya kawan-kawan🤩🤩
All Rights Reserved
#358
blacpink
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Nala dan Mas Juragan
  • Almost Married (END)
  • Double AL (COMPLETE)
  • R É G A L I S
  • PENGGANTI
  • The Imperfect Señorita
  • NINGRUM
  • The Last Yes!
  • Stand by Me (END+LENGKAP)
  • I Won't Be the Tragic Fiancée

Setelah menyelesaikan kuliahnya, Kanala Ayudia Kirana (22) diminta oleh keluarganya untuk pulang ke kampung halaman dan tidak perlu bersusah payah mencari pekerjaan di ibu kota. Namun, Nala menolak dengan alasan tidak ingin menyia-nyiakan gelar di belakang namanya. Ia bersikeras ingin mencari pengalaman kerja selama satu tahun terlebih dahulu sebelum benar-benar menetap di kampung. Keluarganya akhirnya menyetujui, dengan satu syarat: Nala hanya boleh bekerja selama satu tahun, tidak lebih. Sayangnya, baru tiga bulan bekerja di salah satu perusahaan ternama, Nala menyerah. Tekanan pekerjaan yang tinggi dan lingkungan kantor yang tidak sesuai dengan ekspektasinya membuatnya kehilangan semangat. Ia pun memutuskan untuk mengundurkan diri dan berdiam diri di kosan, tanpa keberanian untuk memberi tahu keluarganya. Raras-ibu Nala-yang kemudian mengetahui anak bungsunya sudah tidak bekerja lagi, segera mendesaknya untuk pulang. Sebelum Nala sempat menolak, Raras lebih dulu mengancam tidak akan lagi mengirimkan uang bulanan. Terpojok dan kehabisan pilihan, Nala akhirnya menyerah. Ia berkemas dan pulang ke kampung halamannya. Namun siapa sangka? Di antara hamparan sawah dan hari-hari yang membosankan di warung milik ayahnya, hadir Hanggara Wiratama (31), juragan tanah sekaligus pemilik peternakan ayam terbesar di desa tetangga, selain itu ia juga menjalankan usaha jual-beli beras yang ia bangun dari nol, tak lupa dengan usahanya di kota yang tidak banyak diketahui orang. Sosoknya yang tenang dan apa adanya membuat Nala belajar bahwa pulang bukan berarti kalah, melainkan menemukan tempat untuk tumbuh. Bersamanya, Nala menyadari bahwa tidak semua mimpi harus dikejar jauh ke kota, sebagian justru menunggu untuk ditemukan di rumah.

More details
WpActionLinkContent Guidelines