"Aku harus berangkat," katanya singkat. "Tapi Sena demam," suara Lisa pelan. Jennie hanya diam sesaat. "Nanti aku kirim dokter." Kalimat itu jatuh begitu saja, Dingin,Tegas, Tanpa goyah. Lisa tertawa kecil, bukan karena lucu, tapi karena sakit yang sudah terlalu penuh. "Dia bukan butuh dokter sekarang." "Lalu apa?" Jennie akhirnya menoleh. "Dia butuh ibunya."
More details