Executive Obsession

Executive Obsession

  • WpView
    Reads 7,444
  • WpVote
    Votes 266
  • WpPart
    Parts 20
WpMetadataReadMatureOngoing
WpMetadataNoticeLast published about 11 hours ago
Bagi Solene Morel, gedung nomor 12 seharusnya menjadi gerbang menuju impiannya. Namun, ketiadaan satu huruf-B-justru menyeretnya ke depan pintu eboni yang menganga seperti rahang neraka. Di sana, di balik kemegahan yang dingin, Solene melihat Richard Moreau mencabut nyawa dengan tangan yang biasanya menciptakan keindahan. Richard adalah hukum. Richard adalah penguasa industri mode yang rancangannya hanya disentuh oleh kulit royalti. Namun, saat mata mereka bertemu, Solene tidak menemukan jiwa seorang seniman. Ia menemukan sosiopat yang penuh perhitungan, pria yang melihat manusia tak lebih dari sekadar kain untuk dibentuk. Kini, Solene bukan lagi seorang magang. Ia adalah milik Richard-sebuah rahasia yang dikurung dalam labirin mewah, di mana garis antara rasa takut dan gairah mulai memudar di bawah dominasi sang monster aristokrat.
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Heyu : Second Gear
  • MILIK ALARIC
  • Kang Parkir Naik Kasta
  • Heir Without Blood
  • Transmigration Young Master Jay's Wife (END)
  • SWITCH
  • NISKALA : Terikat Takdir yang sama | S1-S2 (On Going)
  • Terasingkan (On Going) (Slow Update)
  • S Di Antara Dua N

Heyu hanyalah satu dari miliaran manusia yang lahir tanpa keberuntungan. Terlahir dari keluarga yang hancur tidak membuat mentalnya runtuh-justru di situlah otaknya belajar bergerak lebih cepat dari siapa pun. Saat orang lain menyalahkan nasib, Heyu mencari jalan keluar. Saat hidup menekannya, ia menekan balik. Ketika ia sudah mendapatkan semuanya. Tuhan kembali mempermainkannya. Tanpa peringatan, jiwanya dikirim ke tubuh orang lain. Tidak masuk akal? Memang. Tapi itulah yang terjadi. Kini Heyu harus memulai lagi dari nol. Bukan dari gigi satu- melainkan gigi dua. Karena ini bukan pertama kalinya ia jatuh. Dan di kesempatan kedua ini, ia tidak lagi belajar bertahan- ia sudah tahu cara melaju. SECOND GEAR.

More details
WpActionLinkContent Guidelines