Dua nama menguasai Eropa dari bayang-bayang.
Alessandro De Luca. Sang Serigala. Dia mewarisi takhta Italia dengan tangan berlumur darah, menggantikan ayah yang terbunuh di pelaminan kekuasaannya sendiri. Tak ada yang melihatnya tersenyum tanpa sebilah pisau di balik jas mahalnya. Dunia bawah tanah mengenalnya sebagai raja yang dingin, enggan berkompromi, dan tak pernah meninggalkan saksi.
Lalu Katerina Volkov. Sang Viper. Ratu mafia Rusia yang merebut singgasananya dengan membunuh ayah kandungnya sendiri. Semua lelaki yang meremehkannya berakhir dengan racun di gelas anggur, atau peluru di tengah malam. Dia mematikan. Dia tahu itu. Dan dia menikmatinya.
Mereka adalah rival. Sudah seharusnya begitu. Perdagangan senjata, sabotase pengiriman, penculikan-semua sudah jadi menu harian di antara dua kerajaan. Seharusnya, pertemuan di London itu menjadi akhir dari permainan panjang ini. Satu peluru. Satu tubuh yang jatuh.
Tapi sebuah organisasi bernama The Circle menginginkan mereka berdua mati.
Satu jebakan menjatuhkan helikopter mereka di perairan asing. Lalu sampailah mereka di sebuah pulau yang bahkan tak punya nama. Tanpa pasukan. Tanpa koneksi. Hanya dua manusia yang sejak awal sudah saling ingin menghabisi. Di pulau itu, satu-satunya perang yang tersisa adalah bertahan hidup. Di antara merawat luka dan berbagi makanan sisa, perlahan benci itu retak. Alessandro yang kejam berubah menjadi lelaki yang menggigil saat Katerina demam. Katerina yang tak tersentuh, mendekap lengannya dalam tidur, meminta jangan ditinggalkan.
Cinta tumbuh di tanah yang tak seharusnya.
Namun masa lalu tak pernah benar-benar mati. Saat mereka selamat dan kembali, dua hantu muncul membawa luka lama: Valentina, mantan tunangan Alessandro yang menginginkan mahkota; dan Ivan, adik Katerina yang seharusnya sudah terkubur. Rahasia terbongkar, bukti palsu disebar, dan perang yang dulu hampir usai kini kembali menyala-kali ini dengan pengkhianatan lebih dalam dan dendam lebih pribadi.
All Rights Reserved