Suamiku Centang Biru

Suamiku Centang Biru

  • WpView
    Reads 93
  • WpVote
    Votes 35
  • WpPart
    Parts 6
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Sat, May 16, 2026
Selama bertahun-tahun, Harris hanyalah sebuah nama di playlistku. Suaranya selalu ada di malam-malam sepi, seseorang yang kukagumi dari jauh tanpa pernah benar-benar berharap bisa berada di dekatnya. Bagiku, dia tidak tersentuh, hanya seorang idola, hanya mimpi yang terlalu tinggi untuk diraih. Aku tidak pernah menyangka bahwa dunia kami akan benar-benar bertemu. Tapi sebuah kebetulan mempertemukan kami, tidak terduga, terasa tidak nyata, dan hampir mustahil untuk dipercaya. Dari sekadar kekaguman, berubah menjadi percakapan, dari percakapan menjadi kenyamanan, hingga tanpa sadar berubah menjadi perasaan. Namun, mencintai seseorang yang dulu terasa jauh tidaklah sesederhana itu. Ada dunia yang berbeda, tekanan yang tak terlihat, dan batas-batas yang seharusnya tidak dilanggar. Sampai suatu hari, hal yang tidak pernah kubayangkan benar-benar terjadi. Lelaki yang dulu hanya kupanggil idola, Harris, kini menjadi suamiku. Tapi pertanyaannya, apakah ini benar-benar akhir dari mimpi, atau justru awal dari kenyataan yang jauh lebih rumit? 100% hasil pemikiran author sendiri yaa 💗
All Rights Reserved
#62
musician
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • As Long As You Love Me: even if it is destroys me
  • The Bad CEO (Wonwoo X Sana)
  • Jika Di(l)a Tak Pernah Ada (Tamat)
  • queen of tears (a slightly different story)
  • TITIK RINDU [ SELESAI ]
  • Jus't One Moment (TAMAT)
  • KIRANA ANAK MAGANG | TAMAT ✔
  • SAHABAT BISA MENJADI PACAR [TAMAT]
  • Jodoh Ku Bertemu di Kantor (Completed)
  • THE BLITZ

Kehidupan kampus yang penuh dengan lika-liku ini menceritakan perjalanan Nayla dan Kevan dalam mencari jati diri masing-masing. Awalnya, hubungan mereka dipenuhi oleh rasa benci dan ketidaksukaan. Setiap kali bertemu, tidak ada sapaan yang terucap, bahkan sebuah senyuman pun terasa mustahil. Mereka tidak hanya mengabaikan satu sama lain, tetapi juga seolah-olah tidak mengakui keberadaan masing-masing. Namun, seiring berjalannya waktu dan berbagai peristiwa yang mereka alami bersama, perlahan-lahan jarak di antara mereka mulai mencair, dan hubungan mereka berkembang menjadi lebih dekat dan penuh pengertian.

More details
WpActionLinkContent Guidelines