30 MENIT MENUJU SYURGA

30 MENIT MENUJU SYURGA

  • WpView
    Reads 21
  • WpVote
    Votes 0
  • WpPart
    Parts 3
WpMetadataReadComplete Mon, May 11, 2026
Nama Fati. Umur 28. Status: Janda 1 anak Tiap sore Fati jalan kaki 30 menit. Melewati gang sempit, pasar becek, dan tatapan sinis tetangga. Tujuannya: Warung kecil di ujung jalan. Tempat dia kerja sambil nabung. Di tas plastiknya ada Alkitab kecil, buku catatan utang, dan foto anaknya. Di hatinya ada 1 doa: "Tuhan, 30 menit ini aku kuat ya." Orang bilang Fati bodoh. Udah miskin, ditinggal suami, masih aja senyum. Fati bilang: "Surga bukan buat yg hidupnya enak. Surga buat yg tetap jalan meski kakinya berdarah." Dari cibiran tetangga menuju penglaris dagangan. Dari 30 menit jalan kaki menuju toko emas pertamanya. Dari air mata diam-diam menuju tawa yg menang. 30 Menit Menuju Surga. Karena kadang, jarak ke mujizat cuma 30 menit jalan kaki. #FiksiReligi #PejuangWanita #KisahInspiratif #Merauke
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Navjeevan || Niskala Kiran
  • PEPINDHAN: Wadana lan Soca
  • 𝐓𝐞𝐦𝐞𝐧?
  • MY EX-RIVAL
  • Dunia Elgra [ END ]
  • Diary Transmigrasi Budak Koporat / BL - BXB
  • Bites Of Love [END]
  • NITI WADAH: Sang Titisan Barong

Ixia Kiran Adipratama Dulu, ia adalah satu-satunya putra kesayangan, hidup dalam kehangatan yang utuh dan dikelilingi kasih melimpah. Namun segalanya berubah dalam sekejap. Satu peristiwa merenggut semuanya, Orang tuanya pergi dalam kecelakaan yang tidak pernah ada dalam bayangannya sedikitpun sebelumnya. Dan setelah itu, satu per satu yang ditinggalkan untuknya ikut luruh. Asetnya lenyap tanpa sisa. Ixia sempat jatuh ke titik paling rendah, di mana arah terasa kabur dan ia sendiri tak lagi yakin masih benar-benar berpijak di bumi atau sekedar bertahan di antara hampa. Hingga akhirnya, seorang lelaki datang - bodyguard yang pernah bekerja dirumahnya. Tidak banyak bicara, dan tanpa ragu langsung mengulurkan tangan untuknya. Ixia yang memang butuh alasan untuk tetap berjalan, menerimanya. Mengikuti lelaki itu untuk tinggal di desa. Cover by: @Sr.vanj ⚠️BXB⚠️

More details
WpActionLinkContent Guidelines