ARKASHA
  • WpView
    Reads 5
  • WpVote
    Votes 0
  • WpPart
    Parts 1
WpMetadataReadMatureComplete Thu, May 7, 2026
"Katanya, pernikahan adalah tentang dua hati yang saling memilih. Namun Tavisha dan Arkhava dipertemukan bukan karena cinta-melainkan karena keputusan keluarga." Tavisha Abhista Putri Raespati, perempuan 23 tahun dengan jiwa liar yang tak pernah suka dikekang. Mulutnya tajam, sikapnya penuh pemberontakan, dan hatinya terlalu keras untuk menerima seseorang masuk begitu saja ke dalam hidupnya. Lalu hadir Arkhava Raden Alkaezar. Pria 28 tahun yang tenang seperti laut malam, selalu berhati-hati dalam bertindak, dan terlalu sabar menghadapi badai bernama Tavisha. Mereka menikah tanpa rasa cinta. Tinggal dalam satu rumah dengan ribuan ego yang saling bertabrakan. Tavisha ingin bebas. Sedangkan Arkhava hanya ingin mempertahankan apa yang telah menjadi tanggung jawabnya. Tetapi, bagaimana jika perlahan rasa nyaman mulai tumbuh di antara luka dan pertengkaran? Bagaimana jika seseorang yang paling tidak ingin dicintai... justru menjadi orang yang paling takut kehilangan? Di antara amarah, air mata, dan hati yang sama-sama keras, akankah mereka menemukan cinta? Atau pernikahan itu memang sejak awal diciptakan untuk berakhir? - "Karena tidak semua rumah tangga dimulai dengan cinta. Kadang, cinta datang setelah dua orang belajar untuk bertahan." • Love Hate Relationship • Arranged Marriage • Marriage Life • Romance Story • Young Adult
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • MUKTI AGUNG
  • The Lost Cael (Selesai)
  • GALAKSI [HIATUS]
  • Halo Gus!!
  • ARCHIO KENZO [ END ]
  • After the Fall
  • TUNANGAN ANTAGONIST GILA
  • Figuran Tanpa Peran [END]
  • The Girl Who Was Never Written
  • Tsundere Maniak Susu

(Manipulatif, redflag) Terjadi penggerebekan di sebuah desa terpencil yang jauh dari kota, para warga desa berbondong-bondong mendatangi sebuah rumah saung yang terletak ditengah hamparan sawah yang ditumbuhi jagung. Laura berusaha menjelaskan, bahwa tidak terjadi apa-apa antara dirinya dan Mukti di rumah saung itu, namun tidak ada satupun yang mempercayai ucapannya, bahkan kedua orang tuanya pun tak percaya. Diam-diam, Mukti tersenyum melihat keputusasaan Laura, mungkin dikampung ini, hanya gadis itu yang tau bagaimana gilanya dia. "Rantai bernyawa ini, bakal susah dilepasin neng." bisik Mukti di telinga Laura.

More details
WpActionLinkContent Guidelines