Satu Langkah Menuju Hari Esok(On Going)
Jevanio Gasendra, nama dan perawakan sama indahnya. Pertama kali ia memijakkan kaki di Surabaya, seperti tanda pertama ia memijakkan kaki di masa depan.
Begitu juga Jarselio Arkatama, sang kembaran. Rasanya sulit sekali menjadi anak pertama, anak yang diharapkan dapat melakukan segalanya, tentu itu menjadi tekanan baginya, sebelum akhirnya ia menyadari semua.
Hari esok memang tak akan sama, tak ada yang dapat memprediksi, tak ada yang sampai lebih dulu disana.
Semakin Jevan menjalani hari esok, semakin ia seperti tersesak. Mana lah ia sangka kehidupan semakin mencekiknya.
"Jev, kalau kamu nyerah sekarang kamu gak akan bisa lihat seindah apa yang ada di hari esok. "
Semenjak hari itu ia menjalani hari dengan logika dan hati yang terus berperang hebat.
Mengapa ia menjalani hari yang seperti ini?
Untuk apa?
Akan menjadi apa?