Late, Then He Came (Revisi) 17+

Late, Then He Came (Revisi) 17+

  • WpView
    Reads 1,647
  • WpVote
    Votes 411
  • WpPart
    Parts 19
WpMetadataReadMatureComplete Sat, Aug 22, 2026
WpInfo
Fiction
Romance
Happy Ending
First Love
Bad Boy
Naren Alviero Mahesvara. Ketua OSIS yang terlalu dingin buat ukuran anak SMA. Tinggi hampir 190 cm, jarang senyum, ngomong seperlunya, dan punya tatapan yang bikin orang langsung salah tingkah duluan. Anak OSIS segan sama dia. Guru percaya sama dia. Sementara murid lain? Kebanyakan cuma berani ngeliat dari jauh. Rumornya, Naren bahkan lebih dingin dari kutub utara. Lalu ada Alea Quinsha Azura. Cewek mungil setinggi 153 cm yang hidupnya berantakan dengan cara paling memalukan. Langganan telat. Panikan. Ceroboh. Dan entah kenapa selalu berhasil bikin masalah kecil di mana pun dia berada. Alea suka warna pink muda, bunga tulip, dan semua hal manis yang sama sekali gak nyambung sama Naren. Mereka harusnya gak akan dekat. Masalahnya, setiap Alea terlambat... dia selalu ketemu Naren. Awalnya cuma sekali. Di gerbang sekolah waktu Alea hampir dihukum guru piket. Lalu kejadian lagi. Di lorong kelas. Di depan ruang OSIS. Di kantin. Sampai supermarket random di hari libur. Dan itu mulai terasa aneh. Karena semua orang tahu satu hal, Naren bukan tipe orang yang datang telat. Dia ketua OSIS. Terlalu disiplin buat hal begitu. Tapi kenapa cowok itu malah sering muncul bareng Alea di waktu-waktu yang gak masuk akal? Alea berusaha nganggep semuanya kebetulan. Sampai dia mulai sadar kalau setiap dia panik, Naren selalu ada di dekatnya. Diam-diam ngeliatin. Kadang cuma berdiri tanpa ngomong apa-apa. Kadang bikin satu kalimat receh yang malah bikin jantung Alea gak aman seharian. Dan semakin lama, Alea makin bingung sendiri. Naren itu sebenernya cuek... atau justru terlalu perhatian dengan caranya sendiri? Karena ternyata, orang paling dingin di sekolah itu perlahan jadi alasan kenapa hari-hari Alea gak pernah benar-benar tenang lagi. Dan mungkin... keterlambatan paling menyebalkan dalam hidup Alea justru jadi awal dari seseorang yang gak pernah dia sangka bakal datang. Jadi, sebenarnya apa yang disembunyikan Naren? Dan kenapa cowok itu selalu ada setiap Alea hampir jatuh sendirian?
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Siap-siap Jadi Ibu
  • Clause of Us
  • OBSESISEAN 21+ (TAMAT)
  • Night Calls
  • Under The Authority Of Senopati
  • Jadi Bodyguard?
  • DOMINEX | The Crime Lock
  • SENTUHAN TERLARANG KOMANDAN SUAMIKU ( DEWASAAA 21++++ )
  • Silent Traces by the Sea [Usai)]
  • GARWO KINASIH SANG DALANG (DELETE SEBAGIAN)

Sejak awal pernikahan, Vanila Anggraini sudah menegaskan satu hal: dia memilih childfree. Namun suatu malam, sepulang dari kantor, Vani disuguhi adegan perselingkuhan suaminya, Riki. Tepat di dapur rumah mereka sendiri. Vani hanya menyapa dingin, lalu mengunci diri di kamar, menangis sepuasnya. Dia patah hati, sekaligus sadar bahwa ego laki-laki untuk memiliki keturunan memang tidak akan pernah bisa dia penuhi. Vani menolak luka dan menjadi seorang workaholic. Di tengah tumpukan pekerjaan yang tiada habisnya itulah ia bertemu dengan Danuarta. Klien duda, anak satu. "Boleh aku panggil Ibu?" Vani sempat tertegun beberapa detik sebelum akhirnya tertawa garing, berusaha mencairkan kekakuannya sendiri. "Hahahaha... boleh, boleh banget, kok." Siapa sangka, tingkah absurd remaja itu justru pelan-pelan membuat keduanya dekat, persis seperti Ibu dan Anak. Tanpa sadar juga menarik Vani semakin jauh ke dalam kehidupan sang duda. Setelah setahun mengenal, Vani kembali mengenakan cincin di jari manisnya, juga resmi memegang peran baru yang paling ia hindari dulu. Menjadi seorang Ibu. 🥇 Metropop 🥈 Kisah Cinta, Duda, 🥉 Comedy

More details
WpActionLinkContent Guidelines