Tiket Sekali Jalan [Tamat]

Tiket Sekali Jalan [Tamat]

  • WpView
    Reads 360
  • WpVote
    Votes 273
  • WpPart
    Parts 5
WpMetadataReadComplete Mon, May 25, 2026
Sejak prahara di rumah meruntuhkan duniaku, aku terpaksa melangkah ke aspal jalanan dan memulai debut sebagai penumpang bus kota. Di sanalah aku menemukan Roqi-titik terang di tengah remang halte pagi. Sosok jangkung yang ketenangannya membungkam hiruk-pikuk kota, bagiku setidaknya. Roqi adalah teka-teki yang tak seharusnya ada di sini. Ia memiliki binar yang seharusnya milik kursi beludru mobil mewah, bukan tempat bagi debu untuk menjamah. Lewat candaan kopi dan skenario imajiner yang manis, aku mencoba meruntuhkan tembok di antara kami. Hingga perlahan, bus ini berubah menjadi ruang rahasia; tempat di mana aku bisa menanggalkan luka dan menjadi siapa saja. Kami menciptakan surga kecil dari bualan manis dan tawa yang dicuri. Namun, bus ini memiliki tujuan, dan dunia kami memiliki batas. Saat mesin menderu, aku mulai meragu; apakah ia benar-benar sebuah rumah untukku pulang, atau sekadar penumpang yang tengah menunggu jadwal keberangkatan? [Tamat]
All Rights Reserved
#683
teenfiction
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • 𝐓𝐄𝐌𝐏𝐎𝐑𝐀𝐑𝐘 [On-going]
  • HIGH SOCIETY.
  • Alternate Confess ; Lee Jeno ✔
  • STAR 1117 [END] ✔
  • Cowok Jelek [END]
  • Inked US
  • Lima Pandhawa [END]
  • TEROR : Mimpi Buruk
  • ENCHANTERS
  • Rain-Scent

*** Tentang seorang anak lelaki yang menyimpan lukanya sendiri. Seorang anak lelaki yang selalu merasa kesepian dalam hidupnya, bahkan merasa tidak dihargai kehadirannya. Dia dikenal tidak banyak berbicara dan berekspresi. Namun entah mengapa, hatiku malah menyimpan rasa. Dan dia selalu membuatku penasaran akan kisah dibaliknya. ... ❝Anggra, aku senang dengan kehadiranmu. Sayangnya, takdir telah membelokkan semuanya, ekspetasi ku dipatahkan begitu saja. Ataukah hanya aku yang terlalu naif untuk selalu memaksakan keadaan?❞ ❝Naura, mungkin Tuhan mempertemukan kita hanya sebatas untuk saling mengenal. Berhentilah menghancurkan hatimu sendiri pada seseorang yang bahkan tidak berjuang untuk menjaga hatimu tetap utuh.❞ ... Kisah ini bukan tentang dua insan semata. Lebih dari itu, setiap raga yang terlibat didalamnya memikul lara dan rahasianya sendiri. Di mana masing-masing menyimpan dunia yang tak pernah mereka ceritakan kepada siapa pun. @NAPDYLINA

More details
WpActionLinkContent Guidelines