Don't leave me (s2 )

Don't leave me (s2 )

  • WpView
    Reads 3,703
  • WpVote
    Votes 400
  • WpPart
    Parts 15
WpMetadataReadMatureOngoing
WpMetadataNoticeLast published Wed, Jun 24, 2026
prolog di dalam
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Don't leave me
  • The Man I Married || SKYNANI [END]
  • We lost [End s1]
  • FALSE THROW (TINGMEEN)
  • Just Friend
  • BOUND WITHOUT CHAINS || TINGMEEN [END]
  • Around~
  • PRIVILEGE (DEWTEE)
  • DETAK DETIK
  • ENEMIES TO LOVERS || TINGMEEN

Krating Khunnarong dikenal sebagai ketua klub basket di sekolahnya. Namanya sudah tidak asing lagi, bukan hanya karena kemampuannya di lapangan, tapi juga karena satu hal lain kedekatannya dengan Meen Nichakoon, yang juga pemain di klub yang sama. Mereka selalu bersama. Bagi banyak orang, keduanya seperti satu paket yang tidak bisa dipisahkan. Kalau ada Krating, pasti ada Meen. Kalau ada Meen, pasti ada krating. Persahabatan itu sudah berjalan sejak mereka masih SMP, dan kini, di tahun terakhir SMA, semuanya masih terlihat sama seperti dulu dekat tanpa jarak. Setidaknya, itu yang terlihat dari luar. Di balik itu semua, ada sesuatu yang Krating simpan sendiri. Perasaan yang bahkan sulit ia pahami, apalagi diungkapkan. Ia memilih diam, meyakinkan dirinya bahwa selama perasaan itu tidak keluar, semuanya akan tetap baik-baik saja. "Gua pikir kalau gua tahan perasaan ini, semuanya bakal tetap sama... termasuk hubungan kita, Meen." -krating "Tapi gua bukan sesuatu yang bisa lu simpen sendiri, Krating." -meen Jawaban itu sederhana, tapi cukup untuk membuat Krating terdiam. Dan untuk pertama kalinya, ia mulai sadar mungkin yang ia takutkan bukan hanya kehilangan, tapi juga kenyataan bahwa semuanya memang tidak akan bisa tetap sama selamanya. Lalu, bagaimana kelanjutan hubungan mereka? #kratingmeen

More details
WpActionLinkContent Guidelines