13TH MEMORY | HYUNLIX

13TH MEMORY | HYUNLIX

  • WpView
    Reads 391
  • WpVote
    Votes 89
  • WpPart
    Parts 12
WpMetadataReadMatureOngoing
WpMetadataNoticeLast published Sat, May 16, 2026
Tiga belas tahun lalu, sebuah keluarga ditemukan tewas mengenaskan di rumah mereka sendiri. Tidak ada pelaku, tidak ada saksi. Hanya satu anak kecil yang selamat malam itu. Dan sebuah kaset rekaman berdurasi tiga belas menit. Kasus itu perlahan menghilang ditelan waktu sampai pembunuhan baru mulai terjadi, satu per satu. Korban-korbannya terlihat tidak saling mengenal, tetapi semuanya meninggalkan pola yang sama. D tengah penyelidikan yang semakin gelap, seseorang mulai menyadari bahwa ada hal yang lebih mengerikan daripada seorang pembunuh berantai. Karena terkadang, orang yang paling membuatmu merasa aman... justru menyimpan sisi paling berbahaya. Dan semakin dekat perasaan itu tumbuh, semakin sulit membedakan mana rasa takut dan mana cinta. 🔞CONTENT GENDER SWITCH!
Creative Commons (CC) Attribution
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Doa Dalam Bahasa yang sama
  • A Heart's Compass [ stray kids - hyunlix ]
  • ⚠️𝑻𝑹𝑨𝑪𝑬𝑺⚠️ • 𝑯𝒚𝒖𝒏𝒍𝒊𝒙 𝑮𝑺
  • [BL]MIDNIGHT CALL'S - ( Mini Au )
  • Labium | minsung✓
  • SKZ ETERNAL LOVE♡
  • [BL] HE WASN'T MEANT TO MELT - ( MINI AU )
  • NISKALA • Minsung [END]
  • Gara-Gara Game [Minsung]
  • CAN'T ESCAPE || Hyunlix

Di usia tiga puluh dua tahun, hidup Felix seharusnya sudah stabil-kariernya sebagai residen spesialis anak hampir selesai, dan pernikahannya dengan tunangan yang telah bersamanya selama lima tahun tinggal menunggu hari. Sampai satu malam... semuanya runtuh. Perselingkuhan yang tidak sengaja ia temukan menghancurkan bukan hanya hubungan, tapi juga kepercayaan yang ia bangun bertahun-tahun. Tidak siap menghadapi dunia yang terasa terlalu sempit-terlebih harus berbagi udara yang sama dengan mantan tunangannya di Korea-Felix memilih pergi. Napoli, Italia. Sebuah kota asing yang ia datangi dengan alasan profesional: menghadiri simposium internasional tentang kasus kongenital. Dua minggu yang seharusnya cukup... berubah menjadi satu bulan pelarian. Dari masa lalu. Dari luka. Dari dirinya sendiri. Namun, takdir selalu punya cara aneh untuk mempertemukan kembali hal-hal yang belum selesai.

More details
WpActionLinkContent Guidelines