FLEUR NOIRE

FLEUR NOIRE

  • WpView
    Reads 3
  • WpVote
    Votes 1
  • WpPart
    Parts 13
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Sun, May 17, 2026
Mereka bilang perempuan seharusnya diam. Tidak membantah. Tidak bermimpi terlalu tinggi. Sejak kecil, ia hidup di dunia yang selalu menempatkannya satu langkah di bawah laki-laki. Setiap pendapatnya dianggap keras kepala, setiap keberaniannya dianggap kesalahan. Namun, di balik tatapan tenangnya, tumbuh sesuatu yang tak bisa dikendalikan siapa pun-keinginan untuk bebas. Saat semua orang mencoba menentukan hidupnya, ia memilih melawan dengan caranya sendiri. Bukan dengan teriakan, melainkan dengan suara yang perlahan mengubah segalanya. Karena tidak semua bunga tumbuh untuk dipetik. Beberapa lahir untuk bertahan di tengah gelap. "Not Every flower needs sunlight to bloom"
All Rights Reserved
#956
school
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • The Coffee After Morning
  • NINGRUM
  • HIS LILY HIS LIES
  • AGAIN? Antagonis FIANCE!
  • Hello Mr. Komrad (Complete)
  • Almost Married (END)
  • R É G A L I S [REVISI]
  • Kesayangan Mas Juragan!
  • SECOND TASTE

Bagi Mika, Aksara adalah dompet berjalan. Sementara bagi Aksara, Mika adalah kekacauan. Mulanya pernikahan mereka hanya sederhana, tanpa cinta, tanpa janji manis, hanya kesepakatan di atas kertas. Aksara yang terlalu logis untuk memercayai perasaan. Sementara Mika yang terlalu manja untuk benar-benar peduli pada cinta. Sampai segalanya mulai bertabrakan. Surat kontrak yang rasanya ingin Mika musnahkan, juga perasaan tak masuk akal yang coba Aksara sangkal. Mika mencoba percaya bahwa kehilangan Aksara adalah kehilangan harta karunnya. Sementara Aksara, mencoba sekerasnya tidak menghendaki Mika masuk lebih dalam ke dalam hidupnya.

More details
WpActionLinkContent Guidelines