garis dosen

garis dosen

  • WpView
    Reads 58
  • WpVote
    Votes 50
  • WpPart
    Parts 6
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Sun, May 10, 2026
Judul: Garis Dosen Tagline: _Di antara cinta dan kasus, ada garis yang tak boleh dilewati. Tapi mereka sudah terlanjur nyebrang._ --- *Sinopsis Singkat* Alana Prameswari, mahasiswi hukum cerdas tapi keras kepala, tak sengaja jadi saksi kunci kasus pembunuhan berantai. Sialnya, dosen pembimbingnya sendiri - Arya Baskara, kriminolog dingin yang punya masa lalu kelam - ditunjuk jadi konsultan kasus itu. Garis dosen-mahasiswi harusnya jelas. Tapi setiap TKP yang mereka pecahkan bareng malah mengaburkan batas: dari ruang interogasi, kamar 3.14, sampai ranjang pelaminan. Ketika kartu remi jadi pesan pembunuh dan nama mereka jadi target berikutnya, Alana dan Arya harus milih: taat aturan akademik, atau selamatkan nyawa. Termasuk nyawa anak yang belum lahir. Karena dalam dek kartu si pembunuh, mereka bukan King dan Queen. Mereka cuma bidak yang harus dihabisi sebelum Hati dimainkan. *Genre:* Thriller Romantis | *Vibes:* Cinta terlarang, plot twist berdarah, keluarga dari puing kasus.
All Rights Reserved
#79
thrillerromance
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • The Family of Artists
  • Ferrari With You
  • love that returns
  • SUNYI
  • Sabita #ODOCTheWWG
  • With Edelweiss ✓
  • ALEJANDRO FAMILY'S : Little Steps in the House of Power [END]
  • Bagaimana Cara Untuk Membuat Liana Tersenyum?
  • Lasagna Untuk Ancala
  • THE RULER

Keluarga kecil yang pernah hidup dalam harmoni dan damai itu lenyap, perlahan dilahap oleh api. Dari abu yang tersisa, lahirlah nama yang kini dikenal sebagai Edelhain-sebuah keluarga aristokrat pecinta seni. Namun seni mereka bukan seni biasa. Mereka mencipta patung lilin yang nyaris menyerupai manusia. Mereka mengenakan topeng dari kulit, menyusun ornamen dari bola mata, kepala, dan tangan yang dihiasi permata, berlian, serta rubi. Mereka menjahit gaun untuk tubuh-tubuh yang tak lagi bernyawa. Mereka menulis buku dongeng yang menceritakan-dan sekaligus menyembunyikan-segala kebusukan keluarga ini. Dan seperti semua dongeng yang lahir dari kegilaan, tak ada akhir bagi cerita mereka.

More details
WpActionLinkContent Guidelines