Who Turn My Sister Into Evil

Who Turn My Sister Into Evil

  • WpView
    Membaca 15
  • WpVote
    Vote 0
  • WpPart
    Bab 3
WpMetadataReadBersambung
WpMetadataNoticePublikasi terakhir Sel, Jul 21, 2026
Seorang perempuan modern bernama Emma yang sedang membaca Novel berjudul 'Who Turned My Sister Into Evil'. Novel tersebut menceritakan hubungan kakak beradik yang bermusuhan akibat kesalahpahaman. Dengan sudut pandang yang tidak jelas dan alur yang berantakan, Emma yang baru membaca setengah novel itu memutuskan untuk mencari spoiler di internet. Namun semakin dicari, Emma semakin bingung dan memutuskan untuk tidur. Dia terbangun karena ada yang memanggilnya, dia menyadari kalau itu bukan kamarnya. Begitu melihat ke cermin, dia berada di tubuh orang lain?! Parahnya dia masuk ke dalam tubuh seorang putri protagonis yang dimana akan tewas akibat keracunan. Karena itu, Emma akan mencari tau kenapa putri tersebut akan tewas, memahami jalan cerita novel itu dan kenapa dia bisa masuk ke dalam novel. . . Terinspirasi dari Manhwa Who Made Me a Princess Very sloww update
Seluruh Hak Cipta Dilindungi Undang-Undang
#86
kerajaan
WpChevronRight
Bergabunglah dengan komunitas bercerita terbesarDapatkan rekomendasi cerita yang dipersonalisasi, simpan cerita favoritmu ke perpustakaan, dan berikan komentar serta vote untuk membangun komunitasmu.
Illustration

anda mungkin juga menyukai

  • Nala dan Mas Juragan
  • Kembang Desa (Hiatus)
  • Salah Status
  • Prahara Lamaran [END]
  • Stand by Me (END+LENGKAP)
  • Hello Mr. Komrad (Complete)
  • EGLLAR MY PERFECT HUSBAND [END]
  • Nakula
  • Rencana Pensiun Dini Nona Villain

Setelah menyelesaikan kuliahnya, Kanala Ayudia Kirana (22) diminta oleh keluarganya untuk pulang ke kampung halaman dan tidak perlu bersusah payah mencari pekerjaan di ibu kota. Namun, Nala menolak dengan alasan tidak ingin menyia-nyiakan gelar di belakang namanya. Ia bersikeras ingin mencari pengalaman kerja selama satu tahun terlebih dahulu sebelum benar-benar menetap di kampung. Keluarganya akhirnya menyetujui, dengan satu syarat: Nala hanya boleh bekerja selama satu tahun, tidak lebih. Sayangnya, baru tiga bulan bekerja di salah satu perusahaan ternama, Nala menyerah. Tekanan pekerjaan yang tinggi dan lingkungan kantor yang tidak sesuai dengan ekspektasinya membuatnya kehilangan semangat. Ia pun memutuskan untuk mengundurkan diri dan berdiam diri di kosan, tanpa keberanian untuk memberi tahu keluarganya. Raras-ibu Nala-yang kemudian mengetahui anak bungsunya sudah tidak bekerja lagi, segera mendesaknya untuk pulang. Sebelum Nala sempat menolak, Raras lebih dulu mengancam tidak akan lagi mengirimkan uang bulanan. Terpojok dan kehabisan pilihan, Nala akhirnya menyerah. Ia berkemas dan pulang ke kampung halamannya. Namun siapa sangka? Di antara hamparan sawah dan hari-hari yang membosankan di warung milik ayahnya, hadir Hanggara Wiratama (31), juragan tanah sekaligus pemilik peternakan ayam terbesar di desa tetangga, selain itu ia juga menjalankan usaha jual-beli beras yang ia bangun dari nol, tak lupa dengan usahanya di kota yang tidak banyak diketahui orang. Sosoknya yang tenang dan apa adanya membuat Nala belajar bahwa pulang bukan berarti kalah, melainkan menemukan tempat untuk tumbuh. Bersamanya, Nala menyadari bahwa tidak semua mimpi harus dikejar jauh ke kota, sebagian justru menunggu untuk ditemukan di rumah.

Detail lengkap
WpActionLinkPanduan Muatan