MICROBOT: Awakening Code

MICROBOT: Awakening Code

  • WpView
    Reads 113
  • WpVote
    Votes 15
  • WpPart
    Parts 12
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Sun, Jul 5, 2026
Apakah manusia pantas memiliki teknologi yang melampaui batas manusia itu sendiri? Di Inggris tahun 2030, sebuah perusahaan teknologi bernama Axiom Nexus memperkenalkan MicroBot - robot berukuran mikroskopis yang digadang-gadang mampu merevolusi dunia teknologi, medis, hingga luar angkasa. Dengan kecerdasan buatan canggih dan ukuran yang sangat kecil, MicroBot menjadi harapan baru bagi umat manusia. Namun di balik kemajuan itu, mulai muncul kejadian-kejadian aneh yang sulit dijelaskan. Laporan kerusakan misterius, pesan terputus dari sebuah robot asing, hingga insiden mengerikan di rumah sakit menjadi awal dari sesuatu yang jauh lebih besar. [Bab di up setiap Hari Minggu (kalau tidak ada halangan)] #1 robot 18-Mei #4 future 19-Mei #2 ai 21-Mei Gambar cover digenerate oleh AI. Sedangkan teks di cover di edit menggunakan InShot
All Rights Reserved
#5
masadepan
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • De Jure, De Facto
  • My daddy (21+) SELESAI
  • Shepherd Wizard
  • [TAMAT] KaLyra: Petarung Bintang
  • TRANSMIGRASI??
  • My Family My Doctor || JENO × JAEMIN✓
  • Male lead Antagonist
  • Ottello Osterio
  • A Villain's Obsession
  • My sekretaris (21+) (TAMAT)

Sebagai Presiden Mahasiswa UPH dan pewaris Vajra Nexus, Shankara Pradipta Wajrayendra terbiasa mengendalikan segalanya. Di sisi lain, Lavanya Neraida Widyaningrat, Ketua HIMA Hukum UPH yang kritis, tidak pernah takut mendebat otoritas Shankara demi keadilan. Dua kutub dominan yang kerap bersitegang di ruang rapat ini tiba-tiba dihadapkan pada satu realitas mutlak: aliansi bisnis dan reputasi keluarga menyatukan mereka dalam satu ikatan perjodohan yang tidak bisa digugat. Secara hukum mereka terikat perjodohan, tapi secara fakta apakah mereka saling terikat? Di antara ego yang tinggi, benturan prinsip, dan tuntutan keluarga, Shankara dan Lavanya harus memilih: menjadikan pernikahan ini sebagai kesepakatan hitam di atas kertas, atau membiarkan rasa kalah oleh logika masing-masing.

More details
WpActionLinkContent Guidelines