Silent No More [On Going]

Silent No More [On Going]

  • WpView
    LECTURAS 58
  • WpVote
    Votos 4
  • WpPart
    Partes 5
WpMetadataReadContinúa
WpMetadataNoticeÚltima publicación dom, may 31, 2026
Jemima sadar bahwa apa yang ia idam-idamkan dalam hidup tidak selalu berjalan sesuai harapan. Kematian ibunya dan pernikahan kedua ayahnya menjadi dua hal yang tak pernah ia bayangkan sebelumnya. Rumah yang dulu menjadikan ibunya sebagai satu-satunya ratu, kini ditempati oleh sosok baru. Dan Jemima dipaksa menerima semua perubahan itu. Jemima pikir semua ini hanya sementara. Bahwa suatu hari hidupnya akan kembali seperti dulu. Tapi Jemima salah. Rapat hari itu menyadarkannya bahwa selama enam tahun sejak kepergian ibunya, ada banyak hal yang luput dari perhatiannya. Hal-hal yang seharusnya ia jaga, ia perjuangkan, dan ia miliki seutuhnya. Ambisi yang selama ini tersembunyi di balik dirinya perlahan mulai muncul ke permukaan. Ia sadar tidak bisa terus diam. Ada hak yang harus dipertahankan, janji yang harus ditepati, dan kontrak yang harus diselesaikan. Tapi apakah Jemima mampu melakukan semuanya dalam waktu yang bersamaan? Atau sekali lagi, waktu yang akan menang? a fiction story written by Elleya -140526- -- ©LeyaRubyElle
Todos los derechos reservados
#222
kontrak
WpChevronRight
Únete a la comunidad narrativa más grandeObtén recomendaciones personalizadas de historias, guarda tus favoritas en tu biblioteca, y comenta y vota para hacer crecer tu comunidad.
Illustration

Quizás también te guste

  • Lysander Lowell De Villiers
  • The Antagonist Hates Socializing [End]
  • Desa Jragat [End] [Revisi]
  • ELION (bl)
  • Auto Save!
  • Trouble Maker
  • ELIAN ✓
  • Target Si Supir
  • Halo, Kanael!

Lysander Lowell De Villiers, anak bungsu dari empat bersaudara, lahir pada usia kandungan sang bunda yang baru menginjak 28 minggu. Ia datang ke dunia lebih cepat dari seharusnya-rapuh, kecil, dan nyaris tak terdengar suaranya. Sebuah kelahiran prematur, seolah hidupnya sejak awal sudah dimulai dengan perjuangan. Sejak pertama kali membuka mata di dunia, Lysander tidak pernah benar-benar tinggal di tempat yang bisa ia sebut rumah. Ia dibawa oleh kakek dan neneknya, dibesarkan dalam kehangatan sederhana, namun tanpa kehadiran seorang ibu. Sang bunda telah pergi untuk selamanya-tepat di hari yang seharusnya menjadi awal dari segalanya. Ia pun tumbuh jauh dari sosok yang seharusnya ia panggil "Papa"-seseorang yang bahkan tak pernah benar-benar ia kenal. Kini, di usianya yang ke-13, hidupnya mulai berubah ketika pria itu datang... dan membawanya pergi ke kehidupan yang asing, bersama saudara-saudara yang hanya terikat darah, bukan kenangan. -gambar by pinterest.

Más detalles
WpActionLinkPautas de Contenido