We've updated our Content Guidelines.
Review the latest guidelines to keep sharing stories safely.
The villainess must die

The villainess must die

  • WpView
    Reads 56
  • WpVote
    Votes 9
  • WpPart
    Parts 12
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Sun, Jun 7, 2026
WpInfo
Fiction
Fantasy
Dark Fantasy
Mystery
kalo tertarik baca aja , inget ini hasil ingetan author sendiri bikin cerita sampe berasap nih pala awas aja kalo ada yg plagiat kit hett author, author tandain kalo ada yang plagiat 😠 Aku terbangun di tubuh Eryx Valen-villain utama yang ditakdirkan mati tragis di akhir cerita. Aku tahu siapa yang akan mengkhianatiku.Aku tahu siapa yang akan membunuhku.Dan aku tahu... villain sepertiku tidak pernah mendapatkan ending bahagia. Tapi semakin aku mencoba mengubah takdir, semakin dunia ini kehilangan alurnya. Karena ternyata- aku bukan satu-satunya orang yang masuk ke novel ini.
All Rights Reserved
#412
mistery
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Ibu Tiri Menolak Mati di Kehidupan ke-7
  • Shadows of the Novel
  • Eyes On Me
  • YOZAKA [END]
  • [HIATUS] TRANSMIGRASI KAKAK FIGURAN
  • bunga hitam untuk lucian (end)
  • Just let me live, Duke!
  • Summon System Anime World [END]
  • Equinox
  • ISEKAI : The Second Lead [END]
  • Sin of The Villainess
  • My Villainous Stepmom [END]
  • ANAK TENGAH
  • Transmigration To Become Crown Prince (Hiatus)
  • TRANSMIGRASI: Kalpasastra
  • The Duke's Red String (END)
  • menjadi pemimpin wilayah terlarang
  • The Reborn Mama (END)
  • PEPINDHAN: Wadana lan Soca
  • BBB×BNHA

Enam kali mati dibunuh tepat di usia 22 tahun. Di kehidupan ketujuh, Ravenna menolak menjadi mangsa. Sebagai seorang mantan pendidik, Ravenna tahu cara terbaik menghukum orang bodoh bukanlah dengan air mata, melainkan dengan merampas apa yang paling mereka hargai. Maka, ia membatalkan pertunangannya dengan Putra Mahkota secara elegan, mengosongkan brankas ayahnya, dan menyerahkan diri kepada pria paling berbahaya di benua itu-Grand Duke Alaric von Blackwood, sang Monster Utara. Tawarannya sangat sederhana: "Jadikan aku istri kontrak selama lima tahun. Aku akan mendidik dua anakmu dan menjadi perisai politik dari hukum Istana. Setelah anak-anakmu aman, ceraikan aku dengan pesangon emas." Bagi Ravenna, ini hanyalah transaksi bisnis. Ia hanya ingin selamat dari maut dan pensiun dengan tenang. Namun, logika dan rencananya gagal meramalkan satu hal... Dua anak tiri yang konon 'monster' itu kini menangis memeluk kakinya, enggan dilepaskan. Sementara sang Grand Duke yang terkenal berhati beku? Pria itu menatap Ravenna dengan sorot posesif yang menggelapkan akal sehat. "Kau yang memulai permainan ini, Istriku. Jangan harap aku akan melepaskan apa yang sudah menjadi milikku."

More details
WpActionLinkContent Guidelines