Ibu Adalah Rumahku

Ibu Adalah Rumahku

  • WpView
    Reads 8
  • WpVote
    Votes 0
  • WpPart
    Parts 23
WpMetadataReadMatureComplete Sat, May 9, 2026
Tidak semua cerita dimulai dari kebahagiaan. Beberapa lahir dari luka yang tidak pernah selesai, dari rahasia yang seharusnya terkubur, dan dari hati yang sudah terlalu sering dipaksa bertahan. Diary of Pisces-18 bukan sekadar kisah seorang gadis biasa. Di balik nama itu, ada seseorang yang hidup dengan bayang-bayang masa lalu yang tidak pernah benar-benar pergi. Ia tersenyum di depan orang lain, tetapi di dalam dirinya, ada sesuatu yang perlahan menggerogoti kewarasannya. Tidak ada yang benar-benar tahu siapa dia. Tidak ada yang benar-benar mengenalnya. Bahkan dirinya sendiri pun sering merasa asing dengan apa yang ia rasakan. Setiap halaman dalam diary-nya menyimpan sesuatu pesan yang tidak seharusnya dibaca, nama yang tidak seharusnya disebut, dan kejadian yang tidak seharusnya terjadi. Semakin ia mencoba mengingat, semakin banyak hal yang seharusnya ia lupakan. Namun ada sesuatu... atau seseorang... yang tidak ingin ia berhenti. Karena dalam dunia Pisces-18, tidak semua yang hilang berarti pergi. Dan tidak semua yang masih ada berarti nyata. Beberapa rahasia seharusnya tetap terkunci. Tapi kali ini, diary itu sudah terbuka.
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • NITI WADAH: Sang Titisan Barong
  • Dunia Elgra [ END ]
  • Bites Of Love [END]
  • Navjeevan || Niskala Kiran
  • Diary Transmigrasi Budak Koporat / BL - BXB
  • DARK FAMILY
  • MY EX-RIVAL
  • PEPINDHAN: Wadana lan Soca
  • 𝐓𝐞𝐦𝐞𝐧?

Di setiap putaran reinkarnasi, hanya sang raksasalah yang mengingat semuanya. Ia rela membelah dan memotong bagian tubuhnya, rela melepas manifestasi emosinya, serta rela mencongkel jantungnya sendiri agar sang belahan jiwa bisa bereinkarnasi kembali. ​Terhitung sudah seratus kali reinkarnasi, dan seratus kali pula mereka gagal melakukan penyatuan. Mereka akan terus terjebak dalam putaran reinkarnasi tiada akhir sampai penyatuan itu dapat dilakukan. ​"Nimas, Mustikaning Ragaku."

More details
WpActionLinkContent Guidelines