The Black Cat NERO [WOOSAN]

The Black Cat NERO [WOOSAN]

  • WpView
    LECTURAS 882
  • WpVote
    Votos 187
  • WpPart
    Partes 11
WpMetadataReadContinúa
WpMetadataNoticeÚltima publicación vie, may 29, 2026
WpInfo
Ficción
LGBTQIA+
Bisexual
Gay
Asexual y Aromántico
THE BLACK CAT NERO Di Sektor 4, Choi San adalah malaikat maut berjubah putih. Baginya, Subjek 1126 hanyalah tumpukan daging dan saraf yang harus dibedah. Namun, di balik kaca observasi, ia menyaksikan pemandangan yang mulai meretakkan kewarasannya, sesosok hibrida hancur bernama Jung Wooyoung. Wooyoung adalah sisa-sisa kemanusiaan yang mengenaskan. Tubuhnya yang kurus dipenuhi lubang jarum dan memar membiru, telinga kucing hitamnya robek oleh siksaan, dan suaranya telah dirampas hingga hanya tersisa rintihan parau yang menyayat malam. Satu-satunya yang ia miliki hanyalah sebuah anting perak tunggal dan sebuah tatapan penuh kerinduan yang ditujukan tepat kepada algojonya sendiri. Saat prosedur tanpa anestesi mulai menghancurkan tulang belakangnya, Wooyoung tidak lagi melawan. Ia justru merangkak, menyeret tubuhnya yang bersimbah darah hanya untuk menyandarkan kepalanya di kaki San mencari perlindungan dari orang yang sedang membunuhnya perlahan. Satu anting yang hilang, satu memori yang dikhianati, dan sebuah cinta yang tetap memanggil di tengah siksaan yang tak kunjung usai. "Kenapa kau lebih memilih menghancurkanku, daripada mengingat siapa aku bagimu?"
Todos los derechos reservados
#325
sanwoo
WpChevronRight
Únete a la comunidad narrativa más grandeObtén recomendaciones personalizadas de historias, guarda tus favoritas en tu biblioteca, y comenta y vota para hacer crecer tu comunidad.
Illustration

Quizás también te guste

  • Dua Langit Berbeda
  • Stealing My Husband
  • BOUND WITHOUT LOVE (END)
  • MOTHER
  • My Step Mom? [END] ✔️
  • GAREL ; POSESIF BROTHER
  • ATMA FATAMORGANA
  • Gila!?, Gue Jadi Kucing?!
  • Unexpectedly Yours
  • The Place You Left Me (Menuz) [END]

Dua anak kembar yang terpaksa terpisah sejak tangis mereka pertama kali terdengar di bumi-sang ibu membawa Saka, sang ayah membawa Kael. Satu tumbuh dalam kehangatan dan prestasi, dikelilingi senyum dan harapan. Satu lagi belajar bertahan di rumah yang keras, memeluk mimpi di dalam air, lalu kehilangannya oleh tangan yang seharusnya melindungi. Mereka hidup di dunia yang sama, bersekolah di tempat yang sama, bahkan memiliki wajah yang hampir serupa. Namun tidak pernah tahu bahwa darah yang mengalir di tubuh mereka berasal dari luka yang sama. Ini adalah kisah tentang keluarga yang retak, mimpi yang dipatahkan, dan dua saudara yang berjalan berdampingan tanpa pernah benar-benar bertemu.

Más detalles
WpActionLinkPautas de Contenido