AMARILIS 2

AMARILIS 2

  • WpView
    LECTURAS 53
  • WpVote
    Votos 3
  • WpPart
    Partes 1
WpMetadataReadContinúa
WpMetadataNoticeÚltima publicación dom, may 10, 2026
WpInfo
Ficción
Romance
Colegio y Universidad
Slice of Life
Kisah romansa tidak seindah puspa yang tumbuh di taman bunga. Realitas hubungan antar manusia mendedahkan konflik perbedaan yang terkadang sulit disatukan. Ada tantangan yang menyulut konflik emosional. Amarilis menyadari itu ketika relasi yang terjalin antara dia dengan Khandra terpisah jarak, tak hanya jarak secara spasial tetapi juga jarak status sosial. Status sosial menjadi ketimpangan yang tidak terhapuskan selama jemawa menguasa, menutup mafhum. Akankah menyerah atau kalah pada tembok judgment sebagai standar subjektif yang tidak akan pernah bisa diruntuhkan? Bagi Amarilis, dia hanyalah sekuntum bunga di tepi jalan, tak terangkum menjadi ikebana di rumah Khandra.
Todos los derechos reservados
#373
status
WpChevronRight
Únete a la comunidad narrativa más grandeObtén recomendaciones personalizadas de historias, guarda tus favoritas en tu biblioteca, y comenta y vota para hacer crecer tu comunidad.
Illustration

Quizás también te guste

  • Kembang Desa
  • Prahara Lamaran [END]
  • Stand by Me (END+LENGKAP)
  • Salah Status [END]
  • Nakula
  • Nala dan Mas Juragan
  • Rencana Pensiun Dini Nona Villain
  • Hello Mr. Komrad (Complete)
  • EGLLAR MY PERFECT HUSBAND [END]

Usai menjalani pendidikan strata 1 di Ibu Kota, Adara Ruby Sanjaya (22), gadis centil nan cantik yang sering dipanggil dengan sebutan Dara diminta kembali oleh orang tuanya yang berada di desa. Menuruti adalah jalan terakhir yang harus di lakukan Dara. Dara pikir pulang ke kampung halamannya adalah pilihan yang sangat buruk, tetapi disana ia menemukan sesuatu yang sayang untuk dilewatkan. ~~~ Menjadi harapan satu-satu orang tua yang harus terjun ke dunia perdagangan, adalah takdir Biantara Pradikta (32), Bian yang merupakan anak laki-laki dari juragan tersohor se Kecamatan. Mempunyai adik perempuan yang masih berada di bangku menengah keatas, itulah alasan Bian tidak melanjutkan pendidikan paska lulus SMA. Memiliki sifat yang cuek dan tidak terlalu memikirkan tentang perempuan, padahal ibunya sering menyodorkan anak temannya untuk ia kencani, tetapi ia acuh tak acuh dengan itu. Sampai hadir seorang gadis jelita yang merupakan anak dari pengusaha beras di desanya, gadis yang menjadi buah bibir para tetangga, bukan hanya prestasi yang jarang orang dapat dikehidupan mereka, tetapi juga parasnya yang membuat para tetangga rela menyodorkan anak lelakinya pada gadis itu. Tetapi, mengapa Bian tidak menyukai itu! Cerita keseharian gadis incaran para pria dan calon menantu idaman ibu-ibu desa.

Más detalles
WpActionLinkPautas de Contenido