JATUKRAMA (ON GOING)

JATUKRAMA (ON GOING)

  • WpView
    Reads 19
  • WpVote
    Votes 0
  • WpPart
    Parts 1
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Sun, May 10, 2026
Di pedalaman Papua yang keras, Lia berjuang menunaikan pengabdiannya sebagai calon dokter. Namun, takdir mempertemukannya kembali dengan Patra-pria dari masa lalu yang dulu nyaris mengakhiri hidup di hadapannya. Kini, Patra berdiri tegap sebagai Kapten TNI yang menjaga perbatasan. Di balik seragam dan ketegasannya, ia masih membawa luka yang sama dengan Lia: kehancuran akibat ekspektasi dan pengkhianatan keluarga. Di bawah langit Papua yang megah namun sunyi, dua jiwa yang sempat patah ini harus memilih; tetap terbelenggu luka lama, atau saling menyembuhkan di garis depan pengabdian. Namun dibalik pertemuan itu ada sebuah rahasia yang belum terbongkar. Apakah rahasia tersebut? Dan luka apa yang membuat patra maupun lia menutupinya dengan pengabdian di pedalaman?
All Rights Reserved
#189
manado
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Tahta Hatiku
  • Takdir Cintaku (Completed)
  • Love  To Winty | Love Twenty
  • Kevin Sanjaya Sukamuljo (Hiatus)
  • SOLITUDE
  • What's With My Heart?
  • THE SUBSTITUTE (COMPLETE)
  • Let Me In √
  • Perjanjian Genta & Kayla // Jungkook Fiction [ON GOING]
  • Our Impossible Love (COMPLETED)

Sebuah cinta yang tumbuh dalam diam, diuji dalam penantian, dan disucikan dalam doa. Haura Maheerah Althafiya, seorang staf rekrutmen baru di sebuah rumah sakit swasta, tidak pernah menyangka bahwa hari pertamanya bekerja akan membawanya bertemu kembali dengan sosok yang diam-diam pernah ia kagumi sejak masa kuliah: Sayyid Rayyan Alfarez. Dahulu hanya sekilas tatapan dari jauh, kini pria itu hadir nyata-berdiri tidak jauh darinya sebagai rekan kerja satu direktorat. Rayyan bukan pria biasa. Ia seorang Sayyid, keturunan Rasulullah, yang pernah menjalin hubungan dengan perempuan yang dianggap sepadan secara garis keturunan. Sementara Haura? Ia hanya perempuan biasa yang menjaga perasaannya rapat-rapat. Tak pernah berharap, apalagi bermimpi terlalu tinggi. Tapi ketika garis takdir mulai mempertemukan mereka lebih sering dari yang bisa dijelaskan logika-di balik kaca kantor, di kajian malam, di sela doa yang tak pernah putus-Haura mulai bertanya pada dirinya sendiri : Apakah perasaan yang terjaga rapi ini... benar-benar hanya untuk diam? Ketika cinta Haura mulai tumbuh bersama keikhlasan, dan Rayyan mulai meraba ruang yang selama ini ia abaikan, keduanya harus memilih: Menyerah pada keraguan, atau melangkah dengan keyakinan. "Karena cinta yang paling suci bukan yang paling keras disuarakan... tapi yang paling tenang dijaga, hingga Tuhan sendiri yang mempertemukannya."

More details
WpActionLinkContent Guidelines