Hirofumi Akihiko, 29 tahun, Executive sindikat kriminal paling ditakuti di Jepang. Hanya mendengar namanya, kebanyakan orang yang paham lebih memilih untuk tidak berurusan dengan si pria. Seolah tanpa celah, dengan posisi yang kuat, paras yang tampan serta kepandaiannya dalam bela diri, membuat orang-orang tunduk. Namun, siapa sangka, ia yang tampak sempurna hanyalah seorang manusia biasa.
Cinta. Sebuah kata yang entah apa artinya. Sebuah kata yang mampu menyihir manusia dengan pesonanya. Kata yang mampu meluluhkan hati paling beku sekalipun. Sebuah kata yang mampu menenggelamkan Hirofumi Akihiko, menjebaknya ke dalam rasa sakit tanpa akhir.
Hana Aurelia Wijaya, 28 tahun, jika Akihiko ditanya apa itu cinta, maka Hana lah jawabannya. Cantik, Anggun, pandai, dan bebas. Hidup Akihiko terasa sempurna saat bersama sang puan.
Semuanya sempurna.
Sebelum hari itu, hari dimana ia menemukan sepucuk surat tergeletak diatas meja kerjanya. Hari dimana ia menemukan apartemennya kosong, tanpa kehadiran wanitanya. Hari dimana hidupnya berubah menjadi kelabu.
Hari itu Hana pergi meninggalkannya.
Ia pikir waktu akan menyembuhkan hatinya, mengembalikannya seperti sebelum ia mengenal wanitanya. Meskipun demikian, bahkan setelah 2 tahun tidak ada yang berubah. Hati dan dunianya hanya berputar pada sang kekasih. Tidak sedetikpun Akihiko lalui tanpa memikirkan sang pujaan hati.
Berbagai cara ia lakukan demi mengalihkan kekosongan hatinya, bekerja, obat-obatan, hingga membunuh. Namun, tidak satupun yang berhasil.
Akihiko menginginkan Hana, Akihiko membutuhkannya, Akihiko mencintainya.
Ya
Hanya Hana Aurelia Wijaya
All Rights Reserved