TRIGGER WARNING⚠️
Cerita ini mengandung kekerasan brutal, pembunuhan, pertumpahan darah, dark romance, perilaku obsesif dan posesif, hubungan toxic, manipulasi, aktivitas mafia dan kriminal, perdagangan manusia, penyalahgunaan narkoba, trauma masa kecil, konten seksual eksplisit, bahasa kasar, kekerasan psikologis, adegan menganggu, gore, serta tema-tema yang mungkin membuat sebagian pembaca merasa tidak nyaman.
READERS DISCRETION IS STRONGLY ADVISED.
***
Killian tumbuh di dunia yang seharusnya sudah membunuhnya sejak lama.
Dibuang sejak lahir, dibesarkan oleh mafia, dan hidup di antara darah serta kematian membuat Killian berubah menjadi monster paling ditakuti di Italia. Namanya dikenal di seluruh Napoli sebagai pria tanpa belas kasih-penguasa dunia gelap yang mengendalikan narkotika, penyelundupan senjata ilegal, perdagangan manusia, dan pembunuhan tanpa ampun.
Namanya bukan sekadar nama.
"Kill" berasal dari darah pembunuh yang mengalir dalam dirinya. Dan "Ian" yang berarti anugerah tuhan.
Ironis.
Karena hidup tidak pernah memberinya anugerah apa pun.
Bagi Killian, manusia hanyalah makhluk lemah yang pada akhirnya akan saling menghancurkan sebelum mati dengan menyedihkan. Ia tidak percaya pada cinta. Tidak percaya pada keluarga. Tidak percaya pada Tuhan.
Karena pria seperti dirinya tidak dilahirkan untuk dicintai.
Ia dilahirkan untuk menjadi kutukan.
Sampai suatu malam, di tengah dunia gelap yang selama ini ia kuasai, Killian melihat seberkas cahaya kecil pada seorang gadis bernama Catalina Ruiz.
All Rights Reserved